Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlubang Paokmotong-Padamara untuk Cegah Kecelakaan

Senin, 17 Maret 2025 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon Pisang di Jalan Berlubang Paokmotong-Padamara sebagai Penanda untuk Cegah Kecelakaan. (Foto: Lombokini.com/Geldi Channelntb.com).

Pohon Pisang di Jalan Berlubang Paokmotong-Padamara sebagai Penanda untuk Cegah Kecelakaan. (Foto: Lombokini.com/Geldi Channelntb.com).

LOMBOKINI.com Jalan berlubang di sepanjang Desa Paokmotong-Padamara, Lombok Timur, memicu sejumlah kecelakaan.

Saat musim hujan, air menutupi lubang-lubang di jalan dan membuat pengendara tidak menyadari bahaya tersebut.

Frequent kecelakaan mendorong warga setempat menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai tanda peringatan.

Kepala Desa Paokmotong, Suherman, menjelaskan bahwa penanaman pohon pisang tersebut hanya bertujuan sebagai peringatan.

Baca Juga :  Festival Muharam Lombok Timur Ditutup, Puluhan Ribu Warga Padati Lapangan Porda Selong

Menurutnya, jalan di sepanjang Desa Paokmotong-Padamara sudah mengalami kerusakan parah.

“Benar, warga saya menanam pohon pisang karena sering terjadi kecelakaan di sini,” ujar Suherman kepada wartawan pada Senin, 17 Maret 2025.

Dia menambahkan bahwa penanaman pohon pisang bukanlah bentuk protes, melainkan sekadar penanda adanya lubang di tengah jalan.

Baca Juga :  Pria Paruh Baya di Pringgasela Tewas Disayat Tetangga Menggunakan Sabit

Meski demikian, Suherman telah meminta Dinas PUPR Lombok Timur untuk memperbaiki jalan tersebut. Namun, hingga saat ini, belum ada realisasi dari permintaan tersebut.

“Selain menanam pohon pisang, kami juga melakukan penambalan jalan menggunakan cor semen. Tapi, itu hanya bersifat sementara,” tegasnya.***

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Daftar Mutasi Polda NTB: 13 Kapolres hingga Pejabat Utama Dirotasi Kapolri
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terbaru