Warga Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlubang Paokmotong-Padamara untuk Cegah Kecelakaan

Senin, 17 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon Pisang di Jalan Berlubang Paokmotong-Padamara sebagai Penanda untuk Cegah Kecelakaan. (Foto: Lombokini.com/Geldi Channelntb.com).

Pohon Pisang di Jalan Berlubang Paokmotong-Padamara sebagai Penanda untuk Cegah Kecelakaan. (Foto: Lombokini.com/Geldi Channelntb.com).

LOMBOKINI.com Jalan berlubang di sepanjang Desa Paokmotong-Padamara, Lombok Timur, memicu sejumlah kecelakaan.

Saat musim hujan, air menutupi lubang-lubang di jalan dan membuat pengendara tidak menyadari bahaya tersebut.

Frequent kecelakaan mendorong warga setempat menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai tanda peringatan.

Kepala Desa Paokmotong, Suherman, menjelaskan bahwa penanaman pohon pisang tersebut hanya bertujuan sebagai peringatan.

Baca Juga :  Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Menurutnya, jalan di sepanjang Desa Paokmotong-Padamara sudah mengalami kerusakan parah.

“Benar, warga saya menanam pohon pisang karena sering terjadi kecelakaan di sini,” ujar Suherman kepada wartawan pada Senin, 17 Maret 2025.

Dia menambahkan bahwa penanaman pohon pisang bukanlah bentuk protes, melainkan sekadar penanda adanya lubang di tengah jalan.

Baca Juga :  Masjid Al Amanah Luncurkan ATM Beras Digital untuk Warga Duafa

Meski demikian, Suherman telah meminta Dinas PUPR Lombok Timur untuk memperbaiki jalan tersebut. Namun, hingga saat ini, belum ada realisasi dari permintaan tersebut.

“Selain menanam pohon pisang, kami juga melakukan penambalan jalan menggunakan cor semen. Tapi, itu hanya bersifat sementara,” tegasnya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPI NTB Sambangi Polres Lotim dan Polresta Loteng, Dukung Penuh Program Polri
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:59 WITA

SPI NTB Sambangi Polres Lotim dan Polresta Loteng, Dukung Penuh Program Polri

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA