Cegah Penyimpangan Seksual Anak, Sitti Rohmi Dorong Edukasi Tubuh Sejak Usia TK

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor Universitas Hamzanwadi, Sitti Rohmi Djalilah (doc. Zan)

Rektor Universitas Hamzanwadi, Sitti Rohmi Djalilah (doc. Zan)

LOMBOKINI.com – Rektor Universitas Hamzanwadi, Sitti Rohmi Djalilah, menegaskan pencegahan penyimpangan seksual harus diintervensi sejak usia dini melalui kolaborasi kuat antara lingkungan keluarga dan sekolah.

Menurutnya, pembentukan karakter anak dalam menjaga diri tidak dapat dibentuk secara instan karena sangat dipengaruhi oleh faktor kebiasaan dan lingkungan.

Rohmi menyatakan tanggung jawab pelik ini tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan butuh keterlibatan aktif orang tua, guru, kepala sekolah, tokoh agama, hingga masyarakat luas.

“Persoalan seperti ini bukan persoalan mudah. Ini berkaitan dengan kebiasaan dan lingkungan. Karena itu harus dimulai dari keluarga, kemudian diperkuat melalui pendidikan,” tegas Rohmi.

Baca Juga :  Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Mantan Wakil Gubernur NTB ini menilai jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) merupakan fase krusial untuk menanamkan pemahaman dasar kepada anak.

Pada tahap ini, anak harus mulai diajarkan mengenali identitas diri, mengetahui batasan bagian tubuh yang tidak boleh disentuh orang lain, serta membangun keberanian untuk melindungi diri sendiri.

Edukasi tersebut harus diberikan secara bertahap dan berkelanjutan hingga jenjang perguruan tinggi agar anak memiliki benteng kokoh terhadap dampak negatif lingkungan maupun paparan dunia digital.

Baca Juga :  Z Coffee Hening Resmi Dibuka: Kafe Inklusif 100 Persen Dikelola Disabilitas Hadir di Lombok Timur

Sejalan dengan hal itu, ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan media sosial anak di tengah pesatnya kemajuan teknologi.

Sementara itu, guna memastikan ruang lingkup akademisnya bersih dari ancaman serupa, Rohmi menegaskan bahwa Universitas Hamzanwadi telah menerapkan regulasi ketat demi menjaga ekosistem kampus yang aman dan nyaman.

Langkah pencegahan dan penindakan di internal kampus kini diperkuat dengan mengoptimalkan peran satuan tugas (satgas) khusus. ***

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Gubernur NTB Beri Tips Penting Bagi Warga yang Bepergian ke Luar Negeri
Inspirasi Desain Dapur Kontemporer yang Elegan dan Fungsional
MI6 Gelar Perayaan Ultah Bang Zul dengan Tema Rindu Bang Zul
Kebiasaan Ini dapat Menghalangi Kebahagiaan Seseorang
Tips Merancang Rumah Minimalis Modern Dicari Banyak Orang
Desain Kolam Ikan Minimalis Batu Alam di Lahan Sempit

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:45 WITA

TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WITA

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:07 WITA

Sentilan Kiki Sulistyo: Kepopuleran Sastra dan Bagaimana Hilangnya Insting Manusia di Zaman Digital ini

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:34 WITA

Bupati Lombok Barat Lepas 54 Kafilah, Target Juara Umum MTQ NTB

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:30 WITA

Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:25 WITA

Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

Senin, 16 Maret 2026 - 00:55 WITA

Warga Lengkok Embuk Mamben Lauk Khidmati Peringatan Nuzulul Qur’an, Hadirkan Qori Internasional dan Nasional

Berita Terbaru

Tim KPK RI meninjau penerapan indikator Desa Antikorupsi di Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Selasa 28 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur

Selasa, 28 Jul 2026 - 19:07 WITA