LOMBOKINI.com – Pemprov NTB bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memantau langsung harga dan stok bahan pokok di Pasar Kebon Roek dan Pasar Mandalika, Mataram, Kamis 21 Mei 2026. Pemprov mengambil langkah ini guna mengantisipasi lonjakan harga jelang Idul Adha 27 Mei mendatang.
Asisten II Setda NTB, Lalu Moh. Faozal, memimpin pemantauan tersebut. Ia didampingi Kepala BI Mataram, Kepala BPS NTB, perwakilan Bulog, serta Dirkrimsus Polda NTB.
Faozal menyatakan stok beras, gula, dan tepung dari Bulog sangat aman. Kenaikan harga beras Bulog terjadi akibat naiknya harga kemasan plastik, bukan karena kelangkaan.
Tim TPID menemukan kenaikan harga ayam potong sebesar Rp 5.000 per kilogram akibat lonjakan permintaan masyarakat. Sementara itu, daging sapi stabil di Rp 140.000 hingga Rp 150.000 per kilogram. Harga bawang merah naik dari Rp 35.000 menjadi Rp 40.000-Rp 45.000 per kilogram karena biaya transportasi dari Bima.
TPID juga mengecek stok LPG 3 kg di pangkalan Pasar Kebon Roek. Faozal mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying karena stok di pangkalan terpantau aman. Secara umum, fluktuasi harga masih dalam batas wajar dan tim tidak menemukan lonjakan ekstrem. ***
Penulis : Najamudin Anaji







