54 Lansia Desa Bagik Payung Selatan Wisuda S2 Sekolah Lansia Sehat Ceria

Rabu, 14 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

54 lansia meraih wisuda dari Sekolah Lansia Lombok Timur melalui program berjenjang yang fokus pada penguatan keterampilan dan ekonomi, Senin 12 Januari 2026 di Pendopo Bupati. (Foto: Lombokini.com).

54 lansia meraih wisuda dari Sekolah Lansia Lombok Timur melalui program berjenjang yang fokus pada penguatan keterampilan dan ekonomi, Senin 12 Januari 2026 di Pendopo Bupati. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur kembali menunjukkan komitmennya memberdayakan lanjut usia (lansia) dengan mewisuda 54 peserta dalam acara Wisuda Standar 2 (S2) Sekolah Lansia Sehat Ceria Desa Bagik Payung Selatan, Suralaga.

Pemkab Lotim menggelar acara tersebut sebagai bagian dari program Mitra Kolaborasi “Sharing Happiness” di Pendopo Bupati Lombok Timur pada Senin, 12 Januari 2026.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur, dr. Hasbi Santoso, melaporkan bahwa para peserta telah menyelesaikan program S1 yang pemerintah wisuda pada November 2024.

“Pada S1, kami membekali lansia dengan materi kesehatan jasmani, spiritual, gizi seimbang, dan cara mendeteksi penyakit. Untuk S2, kami menambahkan keterampilan seperti memasak yang kami sesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” jelas Hasbi.

Ia menyebutkan, 54 lansia tersebut terdiri dari 15 pria dan 39 perempuan. Pemerintah merancang konsep Sekolah Lansia hingga Standar 3 (S3), di mana pihaknya akan membimbing lansia untuk mengolah bahan menjadi keterampilan bernilai tambah. Namun, pemkab masih menyiapkan tahap S3.

Baca Juga :  Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

“Kami harap para orang tua tetap sehat, mampu beribadah dengan baik, dan hidup mandiri. Jangan pernah bosan belajar, karena belajar juga ibadah dan semoga membawa berkah,” ujarnya.

Asisten III Setda Lombok Timur, Husnul Basri, membuka acara dengan menyebut nikmat sehat sebagai anugerah berharga yang sering masyarakat lupakan untuk disyukuri.

“Wisuda adalah peresmian yang kita lakukan secara khidmat. Karena itu, mari kita maknai dan ikuti kegiatan ini dengan penuh kekhidmatan,” katanya.

Ia mengapresiasi Camat Suralaga yang memfasilitasi wisuda bagi lebih dari 50 lansia dan mengucapkan selamat kepada seluruh peserta.

Baca Juga :  Gema Alam NTB dan WRI Indonesia Libatkan Perempuan Desa Awasi Kawasan Hijau

Husnul berharap Sekolah Lansia dapat berlanjut hingga S3, karena lansia level tersebut memiliki keterampilan yang mampu menciptakan nilai tambah.

“Semua yang kita lakukan ini semata-mata untuk memajukan Lombok Timur. Secara statistik, IPM kami menempati urutan kelima. Wisuda lansia ini kami harap dapat berkontribusi positif terhadap peningkatan IPM ke depan,” tambahnya.

Ia juga berharap program serupa dapat berkembang di wilayah lain agar lansia tetap produktif dan tidak terlalu bergantung pada keluarga.

Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN NTB, Dr. Lalu Makripuddin, menegaskan pentingnya Sekolah Lansia mengingat jumlah lansia di Indonesia terus meningkat dan diproyeksikan mencapai 50–70 juta jiwa.

“Ini bukan jumlah sedikit. Kami harap para lansia tetap sehat, mandiri, dan produktif sehingga tidak menjadi beban bagi keluarga maupun pihak lain,” ungkapnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terbaru

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA