Warga Jerowaru Bantah Air Mengalir Deras, Sebut Plt Dirut PDAM ‘Omong Kosong’

Senin, 14 Juli 2025 - 19:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Mansyur memberikan keterangan pers usai rapat di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin 14 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru, Mansyur memberikan keterangan pers usai rapat di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin 14 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.comWarga Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, membantah keras pernyataan Plt Direktur Utama PDAM Sopyan Hakim tentang aliran air deras ke wilayah selatan.

Mereka menegaskan klaim tersebut bertentangan dengan fakta di lapangan.

Kepala Desa Sekaroh, Mansyur, mengonfirmasi jaringan pipa air bersih menuju desanya belum terpasang sama sekali.

“Sampai saat ini pipa menuju Desa Sekaroh belum terpasang,” tegasnya usai rapat di Pendopo Bupati, Senin 14 Juli 2025.

Kondisi ini, lanjutnya membuat lebih dari 2.000 kepala keluarga (KK) di desanya masih kehilangan akses air bersih program pemerintah.

Baca Juga :  Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Karena itu, Mansyur mendesak pemerintah daerah segera bertindak mengatasi krisis tahunan ini, terutama saat kemarau.

Senada dengan itu, warga Dusun Kwang Rundun, Sihapari, menuding Sopyan Hakim menyembunyikan fakta.

“Dirut itu berbohong! Pipa penyalur dari sumber air belum terpasang. Mustahil air mengalir. Omong kosong!” tegasnya.

“Warga masih membeli air sehari-hari,” tambahnya.

Sebelumnya, sejumlah aktivis pemuda Selatan mendesak Bupati Lombok Timur mencopot jabatan Sofyan Hakim karena klaimnya menyesatkan.

Baca Juga :  IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Aktivis bernama Geger menyoroti kegagalan proyek Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Pantai Selatan senilai Rp 120 miliar lebih.

“PDAM Lombok Timur gagal menjalankan SPAM yang seharusnya menyalurkan air ke 3.885 rumah tangga di Jerowaru,” ujarnya. Ia mendesak Bupati Haerul Warisin segera mengambil tindakan.

Saat dimintai tanggapan, Sopyan Hakim menolak berkomentar. “Saya sedang rapat,” jawabnya singkat. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:13 WITA

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Sabtu, 11 April 2026 - 14:01 WITA

Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur

Jumat, 10 April 2026 - 20:27 WITA

Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG

Kamis, 9 April 2026 - 14:26 WITA

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Selasa, 7 April 2026 - 15:31 WITA

Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Selasa, 7 April 2026 - 13:24 WITA

Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Kamis, 2 April 2026 - 20:36 WITA

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA