Ibu Pedagang Buah Viral-kan Aib Anak Diduga Curi Keranjang, Keluarga Laporkan ke Polisi

Rabu, 10 September 2025 - 19:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Pedagang Buah Viral-kan Aib Anak Diduga Curi Keranjang, Keluarga Laporkan ke Polisi. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Ibu Pedagang Buah Viral-kan Aib Anak Diduga Curi Keranjang, Keluarga Laporkan ke Polisi. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com Seorang ibu pedagang buah berinisial SW memviralkan aib seorang anak di bawah umur, AG, yang diduga mencuri keranjang buah di Desa Pijot, Lombok Timur, NTB, pada Senin (8/9).

SW meminta warga merekam lalu menyebarluaskan video dirinya yang sedang memeriksa dan menginterogasi anak tersebut.

Dalam video yang beredar, SW menuding AG sebagai maling dan meminta warga mengabadikan serta memviralkan aksinya.

“Jangan macam-macam! Dia maling, kurang ajar! Bapak, videokan ini. Viralkan, Pak! Sudah tiga kali dia mencuri, baru sekarang ketahuan,” seru SW sambil menunjuk dan memegang kerah baju AG.

Baca Juga :  Soal Anjing Liar, Wabup Lombok Timur: Sterilisasi Lebih Efektif daripada Eliminasi

Aksi SW justru memicu kecaman keras dari warganet yang menilai tindakannya berlebihan. Video viral itu mendorong kedua belah pihak menjalani mediasi di Polsek Keruak.

Kapolsek Keruak, Zulkifli, menyatakan bahwa awalnya kedua pihak bersepakat berdamai. Meski mengakui kesalahan AG, Kapolsek menegaskan bahwa tindakan SW tidak patut.

“Tentu tidak layak, perbuatan ringan seperti itu sampai mempermalukan anak di media sosial,” ujarnya.

Baca Juga :  Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Namun, perdamaian itu tidak berlangsung tuntas. Orang tua AG, Nazir, mengungkapkan anaknya mengalami trauma berat.

“Anak saya malu karena di-viralkan, mentalnya rusak. Akibat peristiwa itu, anak saya malu masuk sekolah,” tuturnya, kepada awak media, Rabu 10 September 2025.

Nazir menegaskan bahwa meski SW telah meminta maaf secara lisan, keluarganya akan melaporkan kasus ini ke Polres Lombok Timur. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Warga Aikmel Timur Hajar Pencuri Motor, Polisi Tembak Gas Air Mata
Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB
Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi
Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau
S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur
Polisi Tetapkan F alias MS sebagai Tersangka Penganiayaan di Bagik Nyaka Santri
Polres Lombok Timur Selidiki Dugaan Penipuan Pengadaan Dapur MBG Rp Rp 1,05 Miliar
Imigrasi Lombok Timur Deportasi dan Cekal WNA Selandia Baru Pembuat Onar di Gili Trawangan

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:32 WITA

Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:55 WITA

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:16 WITA

Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:36 WITA

Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:26 WITA

Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 19:06 WITA

PT Energi Selaparang Targetkan 100 Persen Dapur MBG Lotim Gunakan Air Mineral BPOM, Libatkan Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA