TMMD 2024: TNI AD Bangun Desa dan Atasi Krisis Air di Lombok Timur

Kamis, 18 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Kodim 1615/Lotim, Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro. (foto:ong)

Komandan Kodim 1615/Lotim, Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro. (foto:ong)

LOMBOKINI.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu inisiatif TNI AD untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan dan terdepan NKRI.

Di Kabupaten Lombok Timur, Kecamatan Sikur, Desa Kesik dan Loyok menjadi lokasi pelaksanaan Program TMMD ke-140 pada tahun 2024. Berdasarkan kajian Dinas PUPR Lombok Timur, kedua desa ini mengalami kekurangan air bersih.

Program TMMD ke-140 ini akan dimulai pada 24 Juli dan berlangsung hingga 22 Agustus 2024.

Pra-kegiatan telah dilakukan oleh Kodim 1615/Lotim, termasuk sosialisasi kepada insan pers Lombok Timur pada Rabu, 17 Juli 2024, di markas Kodim 1615/Lotim. Sosialisasi juga telah dilakukan di kedua desa untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Komandan Kodim 1615/Lotim, Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, menjelaskan bahwa tujuan Program TMMD adalah untuk mengatasi kesulitan masyarakat.

“Imbasnya bukan kepada kami, tetapi untuk masyarakat,” kata Inf Bayu.

Program ini dimulai sejak tahun 1980 dengan nama Program Abri Masuk Desa (AMD), diharapkan dapat mengatasi berbagai permasalahan di Lombok Timur, termasuk kekurangan air bersih di Desa Kesik dan Loyok.

“Kedua desa ini memang kekurangan air bersih untuk minum, oleh karena itu kami membuatkan sumur bor di kedua desa ini,” ujar Inf Bayu.

Selama program yang berlangsung 142 tahun ini, Kodim 1615/Lotim melibatkan 150 personel TNI dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Ratusan Ribu Jamaah Banjiri Pancor, Ikuti Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Maulana Syaikh

Sasaran pekerjaan fisik tambahan dalam Program TMMD ini antara lain pembuatan sumur bor, RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) tiga unit, TPQ, Musholla, MCK dua unit, dan pembukaan jalan desa Loyok sepanjang 150 meter.

Selain itu, sasaran utama Program TMMD ini adalah pembuatan talut irigasi di Desa Loyok dan Kesik.

“Di Loyok, talut irigasi sepanjang 600 meter lebih. Di Kesik, lebih dari satu kilometer,” kata Inf Bayu.

Anggaran untuk pengerjaan TMMD ini telah dibantu oleh Pemerintah Daerah Lombok Timur sebesar 1,5 miliar rupiah, khusus untuk pembuatan talut.

“Alhamdulillah, Pak Bupati sangat responsif, sehingga dengan anggaran tersebut kami masih bisa menambah sasaran tambahan,” ujar Inf Bayu.***

Penulis : Ong

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Masjid Al Amanah Luncurkan ATM Beras Digital untuk Warga Duafa
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:22 WITA

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Kamis, 10 September 2026 - 14:48 WITA

Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 13:44 WITA

BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru