Stok e-KTP Menipis, Disdukcapil Lotim Ajukan Tambahan 120 Ribu Blangko ke Pusat

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lombok Timur, Anan Tarfi. (Foto: Lombokini.com).

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lombok Timur, Anan Tarfi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lombok Timur mengajukan permohonan tambahan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) sebanyak lebih dari 120.000 lembar ke pemerintah pusat.

Mereka mengajukan permintaan ini menyusul menipisnya persediaan blangko, bahkan hingga kosong di beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) di awal tahun 2026.

Sekretaris Disdukcapil Lombok Timur, Anan Tarfi, mengatakan kondisi stok blangko e-KTP saat ini sangat terbatas.

Baca Juga :  990 Santri Syaikh Zainuddin NW Anjani Ikuti Wisuda Ala Perguruan Tinggi

“Idealnya, kebutuhan blangko e-KTP per tahun di Lombok Timur berada di atas 120.000 lembar,” ungkapnya pada Rabu, 21 Januari 2026.

Menurutnya, tingginya permintaan e-KTP tidak hanya berasal dari pemohon baru, tetapi juga dari warga yang mengajukan perubahan data.

Perubahan data kependudukan seperti domisili, status perkawinan, dan pekerjaan memerlukan penerbitan e-KTP baru.

Untuk mengantisipasi kekurangan tersebut, Disdukcapil Lombok Timur telah melakukan sejumlah langkah. Pihaknya terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.

Baca Juga :  143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Secara paralel, mereka juga meminjam blangko dalam jumlah terbatas dari kabupaten lain yang memiliki persediaan lebih.

Langkah darurat ini bertujuan memenuhi kebutuhan pelayanan prioritas dan mendesak masyarakat.

“Kami berharap di tahun 2026 ini, semua kendala di tingkat daerah bisa terselesaikan dengan baik,” ujarnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA