Stafsus Kominfo Lotim Misterius, Kadis Akui Tak Pernah Lihat Wajahnya

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin mengukuhkan delapan staf khusus di Pendopo Bupati, Kamis 10 April 2025. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin mengukuhkan delapan staf khusus di Pendopo Bupati, Kamis 10 April 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Keberadaan Staf Khusus (Stafsus) Bupati Lombok Timur Bidang Komunikasi dan Informasi, Ilham Arseno, menjadi tanda tanya. Sejak dilantik pada April 2025, ia tak pernah terlihat atau menunjukkan aktivitasnya di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, meski namanya tercantum dalam surat keputusan (SK) bupati.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Lombok Timur, Dr. Fauzan, mengaku belum pernah sekalipun bertemu dengan stafsus yang membidangi instansinya itu.

“Saya hanya tahu namanya saja, tetapi orangnya tidak pernah saya lihat,” ujar Fauzan saat dikonfirmasi, Jumat 26 Februari 2026.

Menurut Fauzan, mungkin saja Ilham Arseno mendapat penugasan khusus di Jakarta dan berkomunikasi langsung dengan Bupati Haerul Warisin selaku pejabat yang mengangkatnya.

Baca Juga :  Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada komunikasi antara dirinya dengan stafsus tersebut.

“Stafsus itu untuk membantu bupati, bukan untuk kepala dinas,” jelasnya.

Keanehan ini juga menjadi perbincangan di kalangan stafsus lainnya dan aktivis daerah. Seorang aktivis pergerakan Lombok Timur menyebut stafsus bidang Kominfo itu istimewa di mata bupati karena tak pernah kelihatan.

“Stafsus Bidang Kominfo Lotim misterius, istimewa di mata bupati, siapakah dia?” ujarnya.

Sebagai informasi, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin mengukuhkan delapan staf khusus pada 10 April 2025 di Pendopo Bupati. Mereka bertugas membantu bupati merumuskan kebijakan, mengambil keputusan, dan memecahkan masalah dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuai bidang masing-masing.

Baca Juga :  Bapenda Wajibkan Parkir Lahan Pribadi dan Swasta Setor Pajak 10 Persen dari Omset

Bupati juga meminta para stafsus berkoordinasi dengan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Berikut daftar delapan stafsus yang dilantik saat itu:

  1. Arsa Ali Umar-Stafsus Bidang Ketenagakerjaan (mengundurkan diri)
  2. Akhmad Roji-Stafsus Bidang Pariwisata
  3. Lalu Suandi-Stafsus Bidang SDM dan Pendidikan
  4. H. Badarudin-Stafsus Bidang Pertanian
  5. Lalu Irwandi Skarnigrat-Stafsus Bidang Pemerintahan Desa
  6. Ilham Arseno-Stafsus Bidang Komunikasi dan Informasi
  7. Suprayitno-Stafsus Bidang Kesehatan
  8. Zamroni-Stafsus Bidang Investasi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari Bupati Haerul Warisin maupun Ilham Arseno terkait ketidakjelasan peran stafsus bidang Kominfo tersebut. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sepakati Win-Win Solution, Pilkades Serentak Lombok Timur Resmi Digelar 27 Januari 2027
Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027
Sekda Lotim: Kepatuhan Birokrasi dan Kemandirian Calon PMI Jadi Kunci Tata Kelola Migrasi
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru