LOMBOKINI.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Mimbar Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) Bagu Lombok Tengah menggelar workshop teater sebagai bagian dari penerimaan anggota baru. Sebanyak 57 mahasiswa tercatat mengikuti kegiatan yang digelar pada Sabtu pagi 20 September 2025.
Dalam kesempatan itu, Hari Bahagia, jurnalis sekaligus pegiat teater, membawakan materi penyutradaraan. Ia menekankan pentingnya menafsirkan dialog agar tidak sekadar jadi susunan kata.
“Dialog itu jiwa karakter. Kalau diucapkan dengan penghayatan, penonton bukan hanya mendengar, tapi juga ikut merasakan,” ujarnya.
Sebagai latihan, para peserta diajak membuat dialog berbasis sajak Pelajaran Tatabahasa dan Mengarang karya Taufiq Ismail.
Dari sana, mahasiswa berlatih menyelami motivasi, aksi, dan reaksi dalam sebuah peran. “Penyutradaraan pada akhirnya adalah menjembatani teks dengan rasa,” tambah Hari.
Salah satu peserta, Putri, mengaku terkesan karena tidak hanya mendapat teori, tapi juga praktik langsung. “Jujur saya senang sekali. Ini pertama kali bisa praktik akting dan melafalkan dialog,” katanya bersemangat.
Ketua Teater Mimbar, Haerul Anam, menyebutkan, selain penyutradaraan, peserta juga diperkenalkan dasar-dasar tata artistik pemanggungan dan keaktoran. “Total 57 mahasiswa ikut, semua sangat antusias,” jelasnya.
Ke depan, Teater Mimbar sudah menyiapkan program seperti lomba mendongeng, stand up comedy, hingga musikalisasi puisi bagi pelajar SMP/MTs.
“Kami juga menyiapkan festival seni bewaran, begoloh, dan musikalisasi puisi,” ungkap Anam.
Sebelumnya, pada Juni 2025 lalu, Teater Mimbar sempat menggelar pentas keliling kampung dengan tema bahayanya Merariq Kodeq atau menikah di usia dini.
Pementasan itu dilaksanakan bersama pemerintah desa, menyesuaikan isu yang sedang berkembang di masyarakat setempat.***
Penulis : Hari Bahagia







