Sasak Integrity Watch Kecam Rekrutmen SPPI: Proses Tidak Transparan, Ada Indikasi Kecurangan

Rabu, 9 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sasak Integrity Watch Kecam Rekrutmen SPPI: Proses Tidak Transparan, Ada Indikasi Kecurangan. (Foto: Lombokini.com).

Sasak Integrity Watch Kecam Rekrutmen SPPI: Proses Tidak Transparan, Ada Indikasi Kecurangan. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Koordinator Nasional Sasak Integrity Watch (SIW), Syamsuddin, mengecam proses rekrutmen Program Sekolah Penggerak Peningkatan Intervensi Gizi (SPPI) yang tidak transparan dan berindikasi ketidakprofesionalan.

SIW menerima pengaduan dari peserta berinisial “E” yang mengalami perubahan status kelulusan secara sepihak. Panitia pusat sebelumnya mengumumkan kelulusannya melalui email dan website resmi.

Namun, pada 9 April 2025, peserta tiba-tiba menerima pesan WhatsApp dari seorang KSD bernama K. Rois yang memintanya “melupakan SPPI dan move on”.

Baca Juga :  Klaim Dipaksa Tanpa Bukti, Advokat Nilai Ada Upaya Kriminalisasi terhadap Wartawan

Tak hanya itu, panitia mengirimkan email pembatalan dari alamat pribadi (bukan domain resmi), dengan alasan peserta gagal karena tidak bergabung ke grup WhatsApp suatu syarat yang tidak tercantum dalam ketentuan awal.

Lebih mengejutkan, SIW menemukan peserta dengan kondisi buta warna dan rabun jauh justru dinyatakan lulus melalui email pribadi KSD Rois. Temuan ini semakin menguatkan dugaan manipulasi dalam seleksi.

Baca Juga :  Majelis Hakim PN Selong Perintahkan JPU Hadirkan Ahli Dewan Pers di Sidang Wartawan Mugni Ilma

“Program SPPI harus mencetak SDM unggul di bidang gizi. Jika proses rekrutmennya cacat, hasilnya pun akan bermasalah. Kami mendesak evaluasi total dan investigasi menyeluruh,” tegas Syamsuddin, yang akrab disapa Bung Syam.

SIW mendesak Kementerian terkait dan lembaga pengawasan segera menindaklanjuti, membatalkan proses yang bermasalah, serta memulihkan integritas program dan kepercayaan publik. ***

Penulis : Ruby Rabbani

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sorenggana Law Firm Buka Posbakum, Targetkan Merata se-Pulau Lombok
Gema Lazzuardi Buka Suara soal Tanah 6.000 Meter Persegi di Lintasan 3 Sirkuit Mandalika
Klaim Dipaksa Tanpa Bukti, Advokat Nilai Ada Upaya Kriminalisasi terhadap Wartawan
Penasihat Hukum Mugni Ilma: JPU Gagal Buktikan Tiga Pasal Dakwaan Pemerasan Dirut PDAM Lotim
Majelis Hakim PN Selong Perintahkan JPU Hadirkan Ahli Dewan Pers di Sidang Wartawan Mugni Ilma
Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI
DPM Unram Siapkan Gugatan ke PTUN soal Pergeseran Dana BTT Rp 484 Miliar
Kejari Lombok Timur Dalami Kasus Lima Kades Diduga Gelapkan Dana Desa

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:30 WITA

Sorenggana Law Firm Buka Posbakum, Targetkan Merata se-Pulau Lombok

Rabu, 9 September 2026 - 15:22 WITA

Klaim Dipaksa Tanpa Bukti, Advokat Nilai Ada Upaya Kriminalisasi terhadap Wartawan

Senin, 7 September 2026 - 20:37 WITA

Penasihat Hukum Mugni Ilma: JPU Gagal Buktikan Tiga Pasal Dakwaan Pemerasan Dirut PDAM Lotim

Selasa, 1 September 2026 - 16:06 WITA

Majelis Hakim PN Selong Perintahkan JPU Hadirkan Ahli Dewan Pers di Sidang Wartawan Mugni Ilma

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:17 WITA

Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA