Prabowo Apresiasi Kebijakan Visa 5 Tahun dan Kerja Sama Pendidikan dengan Australia

Kamis, 15 Mei 2025 - 15:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Apresiasi Kebijakan Visa 5 Tahun dan Kerja Sama Pendidikan dengan Australia. (Foto: Lombokini.com).

Prabowo Apresiasi Kebijakan Visa 5 Tahun dan Kerja Sama Pendidikan dengan Australia. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi kemajuan kerja sama Indonesia-Australia di bidang pendidikan, termasuk kebijakan visa bisnis lima tahun dan fasilitas bagi pelajar Indonesia. Ia menyampaikan hal ini usai bertemu dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 15 Mei 2025.

“Kami menyambut positif kerja sama yang memperluas akses visa bisnis lima tahun serta mempermudah pelajar Indonesia di Australia,” tegas Prabowo.

Baca Juga :  Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Pemerintah Australia sebelumnya telah memperpanjang masa berlaku visa bisnis dari tiga menjadi lima tahun pada 2023. Kebijakan ini bertujuan meminimalkan hambatan birokrasi dan mempererat hubungan kedua negara. Sementara itu, visa pelajar tetap berlaku hingga lima tahun bagi mahasiswa penuh waktu di lembaga pendidikan terakreditasi.

Baca Juga :  Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Prabowo juga menegaskan komitmennya memperkuat kemitraan strategis di berbagai sektor. “Kami bertekad menjaga hubungan terbaik dengan Australia, bukan hanya sebagai tetangga, tetapi juga mitra strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara,” ujarnya.***

Berita Terkait

Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa
APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional
Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal
Soroti Relawan Minim Kompetensi, APJI Minta Nanik S. Deyang Perbaiki Juknis MBG
Kepala BGN Baru Moratorium Dapur MBG, Fokuskan Sasaran pada Kelompok Prioritas
Ini Alasan Presiden Tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN
Kejagung Tahan Dadan, Sony, dan Lodewyk Pusung sebagai Tersangka Korupsi Program MBG

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:56 WITA

Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:45 WITA

BRI Kembalikan Dana Rp 1,4 Miliar ke Kas Daerah, Pemda Lotim Siap Salurkan Ulang Bantuan UMKM di APBD Perubahan 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:41 WITA

Pemda Lombok Timur Tata Wajah Baru Kota Selong, Pembangunan Gedung MICE dan Food Court Center Dimulaikan pada Oktober 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:30 WITA

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Terima Kunjungan Tim Monitoring Stunting dari Bank Dunia dan Pusat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:56 WITA

Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:06 WITA

Sepakati Win-Win Solution, Pilkades Serentak Lombok Timur Resmi Digelar 27 Januari 2027

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:30 WITA

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:14 WITA

Sekda Lotim: Kepatuhan Birokrasi dan Kemandirian Calon PMI Jadi Kunci Tata Kelola Migrasi

Berita Terbaru