Penyerapan APBN s.d. Semester I Kabupaten Lombok Timur dari Tahun ke Tahun

Senin, 29 September 2025 - 17:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jabatan Fungsional (JF) Pembina Teknis Perbendaharaan Negara (PTPN) KPPN Selong, Kukuh Prasetyo Widekso. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Jabatan Fungsional (JF) Pembina Teknis Perbendaharaan Negara (PTPN) KPPN Selong, Kukuh Prasetyo Widekso. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Oleh: Kukuh Prasetyo Widekso

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) adalah salah satu instrument pemerintah yang digunakan untuk mengelola perekonomian negara. Pada wilayah kerja KPPN Selong sendiri APBN tidak hanya berfungsi sebagai berisi rencana pendapatan dan belanja saja, APBN merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga stabilitas ekonomi, serta menjaga keberlanjutan pembangunan yang selama ini telah dilaksanakan. Salah satu yang menjadi indikator keberhasilan pelaksanaan APBN adalah penyerapan APBN.

Selain melakukan penyaluran dan pengawasan terhadap progress penyerapan APBN didaerah, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Selong juga melakukan pembinaan dan pengawasan kepada para pengelolaa APBN didaerah, baik kantor vertikal maupun pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur, untuk melaksanakan anggaran dengan lebih efisien dan disiplin sesuai dengan peraturan.

Percepatan penyerapan sendiri memiliki pengaruh positif bagi masyarakat. Semakin cepat penyerapan, semakin cepat pelaksanaan berbagai program yang dilaksanakan oleh pemerintah. Percepatan tersebut juga membuat masyarakat lebih cepat merasakan manfaat yang dibawa oleh APBN. Selain itu juga pencairan APBN akan membantu memaksimalkan perputaran ekonomi suatu daerah agar lebih optimal.

Jika melihat penyerapan APBN selama beberapa tahun kebelakang, sampai dengan akhir tahun anggaran peneyrapan APBN Kabupaten Lombok Timur sangat baik, yaitu dikisaran 99%. Yang artinya kantor vertikal maupun pemerintah daerah telah melakukan penyerapan dan melaksanakan kegiatan yang ada dalam Rencana Kerja mereka dengan maksimal. Namun demikian apakah penyerapan itu dilakukan dengan efektif? Apakah penyerapan tersebut merupakan penyerapan yang menumpuk di akhir tahun? Untuk mengetahui hal tersebut, maka kita dapat melihat grafik dibawah ini, yang merupakan gambaran penyerapan APBN Kabupaten Lombok Timur selama Semester I dari Tahun ke tahun.

Baca Juga :  Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Grafik APBN ke Lotim
Grafik penyerapan APBN Kabupaten Lombok Timur selama Semester I dari Tahun ke tahun. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Dapat dilihat pada grafik diatas, pencairan APBN sampai dengan tanggal 30 Juni, pada tahun 2021 penyerapan APBN sebesar 39%, penyerapan pada tahun 2022 sebesar 41%, pada 2023 sebesar 46%, pada tahun 2024 sebesar 48% dan terakhir pada tahun 2025 sebesar 49%. Hal ini memperlihatkan bahwa porsi penyerapan APBN pada Kabupaten Selong, masih cenderung lebih besar di Semester II. Namun demikian, penyerapan pada Semester I terus menerus mengalami peningkatan.

Tentunya hal ini tidak terlepas dari usaha pada pejabat perbendaharaan pengelolaan APBN di Kabupaten Lombok Timur, baik kantor vertikal maupun pemerintah daerah sehingga penyerapan APBN ini terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun selama semester I. Namun demikian perlu dilakukan upaya-upaya peningkatan agar di tahun berikutnya penyerapan anggaran bisa lebih maksimal. Diharapkan pelaksanaan anggaran pada Tahun 2026, penyerapan anggaran pada Kabupaten Lombok Timur dapat mencapai 50%.

Baca Juga :  Jamkrida NTB Syariah Dorong Akselerasi Ekonomi Lombok Timur melalui Penguatan UMKM

Untuk mendorong pelaksanaan anggaran yang lebih optimal dan mendukung percepatan penyerapan, anggaran, diharapkan para penyelenggaran APBN pada masing-masing Kantor Vertikal maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur dapat dimaksimalkan dengan melakukan tender dini atau kontrak pra DIPA.

Kontrak Pra DIPA adalah kontrak yang ditandatangani pada setelah DIPA disahkan hingga 31 Desember, dengan pekerjaan yang dimulai pada tanggal 1 Januari tahun anggaran. Diharapkan dengan pelaksanaan Kontrak Pra DIPA ini, Kantor Vertikal maupun Kabupaten Pemerintah Daerah tidak menghabiskan awal tahun mereka dalam proses tender maupun pengadaan.

Pelaksanaan kontrak pra DIPA ini juga menjamin kelancaran program pemerintah di awal tahun anggaran. Sehingga terjadi masalah pada saat pelaksanaan pengadaan maupun tender, masalah tersebut dapat diselesaikan sebelum tahun anggaran berjalan. Hal ini juga meminimalisir keterlambatan pelaksanaan kegiatan strategis, sehingga barang/jasa tersebut dapat dimanfaat sejak awal tahun anggaran dan manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat.

Tidak hanya Kontrak Pra DIPA, pemeritah juga telah menyiapkan berbagai instrumen pembayaran digital untuk mempermudah belanja anggaran, seperti Platform Pembayaran Pemerintah (PPP), DigipaySatu, GovMart, SAKTI, Kartu Kredit Pemerintah (KKP), serta instrumen lainnya untuk mempercepat dan mengefisiensikan transaksi belanja negara. ***

Penulis adakah JF Pembina Teknis Perbendaharaan Negara (PTPN) KPPN Selong

Penulis : Kukuh Prasetyo Widekso

Berita Terkait

Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Soal Anjing Liar, Wabup Lombok Timur: Sterilisasi Lebih Efektif daripada Eliminasi
Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak
Pemkab Lotim-Unram Teken Hibah Lahan Riset Rumput Laut dan Klinik Spesialis di Ekas
Jamkrida NTB Syariah Dorong Akselerasi Ekonomi Lombok Timur melalui Penguatan UMKM
TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?
Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:31 WITA

Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem

Kamis, 30 April 2026 - 20:14 WITA

Soal Anjing Liar, Wabup Lombok Timur: Sterilisasi Lebih Efektif daripada Eliminasi

Kamis, 30 April 2026 - 14:51 WITA

Pemkab Lotim-Unram Teken Hibah Lahan Riset Rumput Laut dan Klinik Spesialis di Ekas

Rabu, 22 April 2026 - 15:35 WITA

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa

Senin, 13 April 2026 - 18:13 WITA

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 April 2026 - 16:30 WITA

Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Sabtu, 11 April 2026 - 14:01 WITA

Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur

Berita Terbaru

DPRD Lombok Timur Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. (Foto: Lombokini.com).

Advertorial

DPRD Lombok Timur Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:30 WITA

Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/Bakom RI).

Nasional

Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:12 WITA

Plt. Kadispora Lombok Timur, Agus Sapandi, melepas peserta kategori ekstrem 162 KM dan 100 KM pada Event Trail Run Rinjani 100 di Pantai Pekendangan, Belanting, Jumat 1 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/Diskomifotik Lotim).

Lombok Timur

Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:31 WITA