Pemkab Lotim Batalkan Rencana Pembangunan SMA Garuda Taruna Nusantara di Kebun Raya Lemor

Selasa, 7 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Lotim Batalkan Rencana Pembangunan SMA Garuda Taruna Nusantara di Kebun Raya Lemor. (Foto: Lombokini.com).

Pemkab Lotim Batalkan Rencana Pembangunan SMA Garuda Taruna Nusantara di Kebun Raya Lemor. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur membatalkan rencana pembangunan SMA Unggulan Garuda Taruna Nusantara di Kebun Raya Lemor, Desa Suela.

Penolakan keras dari masyarakat dan mahasiswa memaksa pemkab mencari lokasi alternatif di kawasan Menanga Baris, Kecamatan Pringgabaya.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, mengakui bahwa masukan dari tokoh masyarakat dan aksi mahasiswa mempengaruhi keputusan ini.

“Kami mendengarkan aspirasi masyarakat dan memutuskan membatalkan proyek di Kebun Raya Lemor. Lahan ini sejak awal memang diperuntukkan sebagai kawasan konservasi,” tegas Bupati, Selasa 7 Oktober 2025.

Baca Juga :  Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor

Ia menjelaskan, pemkab kini mengalihkan lokasi pembangunan ke lahan seluas 30 hektar di Pringgabaya yang disediakan Pemerintah Provinsi NTB.

“Proses peralihan lahan saat ini masih berlangsung,” tambahnya.

Sebelumnya, Aliansi Gumi Patuh Karya yang terdiri dari mahasiswa dan pemuda Lombok Timur menyatakan penolakan keras mereka.

“Apapun skemanya, kami tetap menolak pembangunan di Kebun Raya Lemor,” tegas Azhar Pawadi, perwakilan aliansi, dalam audiensi dengan Komisi IV DPRD Lombok Timur, Jumat (26/9).

Baca Juga :  Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Azhar menegaskan bahwa penolakan mereka bukan terhadap pembangunan sekolah unggulan, tetapi terhadap lokasinya di kawasan konservasi.

Kebun Raya Lemor selama ini berfungsi sebagai area rekreasi, pendidikan, penelitian, dan konservasi dengan dua zonasi utama: kawasan hutan lindung (insitu) dan area konservasi (eksitu).

“Kami mendukung pendidikan, namun Pemkab harus mencari lokasi lain seperti di Pekosong, Pringgabaya,” pungkas Azhar. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Kapolri Jenderal Suyudi Ario SetoTegaskan Komitmen Dekatkan Polri dengan Masyarakat.  (Foto: Lombokini.com/Tamrin)

Nasional

Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:39 WITA

Presiden RI Prabowo Subianto melantik Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Foto: Lombokini.com/Tamrin)

Nasional

Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:09 WITA