Pemkab Lombok Timur Panggil Pengusaha Tembakau Bahas Harga Anjlok

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Hairul Warisin memimpin pertemuan dengan pengusaha tembakau membahas harga anjlok di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati, Rabu 27 Agustus 2025. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur Hairul Warisin memimpin pertemuan dengan pengusaha tembakau membahas harga anjlok di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati, Rabu 27 Agustus 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com –  Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar pertemuan darurat dengan para pengusaha pengolah tembakau menanggapi keluhan petani akibat anjloknya harga jual.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, memimpin langsung pertemuan untuk mencari solusi konkret melindungi kesejahteraan petani.

Bupati Haerul Warisin menegaskan pertemuan ini merupakan respons langsung atas keresahan masyarakat.

“Kami harus mengatur tata niaga tembakau ini agar petani dapat terlindungi. Menanam tembakau memerlukan biaya besar, tidak semudah tanaman lainnya,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya hubungan saling menguntungkan antara petani dan pengusaha.

Baca Juga :  Pengamat: Tagline 'Kolotan' Sekda NTB Kontraproduktif

“Tanpa petani, perusahaan akan merugi. Mari kita jalin kerjasama yang saling menguntungkan,” ajaknya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati meminta data jelas mengenai jumlah perusahaan yang beroperasi.

“Saya ingin mengetahui berapa jumlah perusahaan tembakau yang resmi dan tidak resmi. Mari kita cari jalan tengah untuk perizinan,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Kasturi, mengungkapkan panen tembakau telah dimulai dengan harga tidak menentu dan cenderung rendah.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

“Kami sudah membentuk tim terpadu terdiri dari Satpol PP, Dinas Perizinan, dan Dinas Pertanian untuk menertibkan semua perusahaan,” jelasnya.

Kasturi mengeluarkan peringatan keras: “Jika tidak ada kontribusi bagi daerah, kami akan tutup perusahaannya. Target kontribusi pemda tidak pernah terealisasi dari tahun ke tahun,” tegasnya.

Pemerintah juga mendorong para pengusaha membentuk asosiasi untuk memudahkan koordinasi.

“Kami berharap para pengusaha dapat membentuk asosiasi agar koordinasi lebih mudah,” harapnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:32 WITA

Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:55 WITA

Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:16 WITA

Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:36 WITA

Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:26 WITA

Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 19:06 WITA

PT Energi Selaparang Targetkan 100 Persen Dapur MBG Lotim Gunakan Air Mineral BPOM, Libatkan Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA