LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur memastikan rencana strategis pengembangan wilayah tetap berlanjut pada 2026. Mereka menjadikan Kawasan Ekas di Jerowaru sebagai fokus utama pengembangan pusat ekonomi melalui program Minapolitan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), H. Zaidar Rohman, menegaskan agenda pengembangan kawasan pusat lobster dan rumput laut ini merupakan kelanjutan dari visi besar daerah.
“Pak Bupati menginginkan pengembangan wilayah Minapolitan di Jerowaru, Ekas tetap menjadi pusat rumput laut dan lobster,” ujar Zaidar, Ahad 11 Januari 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pembangunan infrastruktur jalan yang sedang berjalan saat ini menjadi pendukung utama ekosistem ekonomi tersebut. Pemerintah menargetkan proyek ini menciptakan dampak ekonomi (multiplier effect) secara luas.
“Targetnya, jalan tersebut bisa memberikan dampak luar biasa bagi perekonomian masyarakat sekitar,” tegasnya.
Menurutnya, akses jalan yang mantap akan memudahkan petani mengangkut hasil panen serta meningkatkan daya tarik wisata. Akibatnya, ekonomi warga di wilayah selatan diprediksi akan terus terkerek naik.
Meski demikian, Zaidar menegaskan program kemanusiaan tetap menjadi prioritas tahunan meski fokus pada penguatan ekonomi.
Bapperida Lotim juga tetap mengawal berbagai isu penting, seperti menjaga ketahanan pangan, memperkuat peran Koperasi Merah Putih, dan menekan angka stunting secara konsisten.
Terkait pelaksanaan teknis, Zaidar memberi catatan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat sinergi. Ia menekankan keberhasilan visi Lombok Timur SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan) sangat bergantung pada kolaborasi nyata di lapangan.
“Kita nggak bisa kerja sendiri, semua harus kolaborasi lintas sektor biar visi Lombok Timur SMART ini benar-benar terwujud,” pungkasnya.
Saat ini, Bapperida sedang mengintensifkan pengumpulan data dari tiap dinas untuk mengevaluasi efektivitas program. ***
Penulis : Najamudin Anaji







