Pemkab Lombok Timur Fokus Kembangkan Kawasan Ekas sebagai Pusat Ekonomi Minapolitan

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), H. Zaidar Rohman. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), H. Zaidar Rohman. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur memastikan rencana strategis pengembangan wilayah tetap berlanjut pada 2026. Mereka menjadikan Kawasan Ekas di Jerowaru sebagai fokus utama pengembangan pusat ekonomi melalui program Minapolitan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), H. Zaidar Rohman, menegaskan agenda pengembangan kawasan pusat lobster dan rumput laut ini merupakan kelanjutan dari visi besar daerah.

“Pak Bupati menginginkan pengembangan wilayah Minapolitan di Jerowaru, Ekas tetap menjadi pusat rumput laut dan lobster,” ujar Zaidar, Ahad 11 Januari 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pembangunan infrastruktur jalan yang sedang berjalan saat ini menjadi pendukung utama ekosistem ekonomi tersebut. Pemerintah menargetkan proyek ini menciptakan dampak ekonomi (multiplier effect) secara luas.

Baca Juga :  Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027

“Targetnya, jalan tersebut bisa memberikan dampak luar biasa bagi perekonomian masyarakat sekitar,” tegasnya.

Menurutnya, akses jalan yang mantap akan memudahkan petani mengangkut hasil panen serta meningkatkan daya tarik wisata. Akibatnya, ekonomi warga di wilayah selatan diprediksi akan terus terkerek naik.

Meski demikian, Zaidar menegaskan program kemanusiaan tetap menjadi prioritas tahunan meski fokus pada penguatan ekonomi.

Bapperida Lotim juga tetap mengawal berbagai isu penting, seperti menjaga ketahanan pangan, memperkuat peran Koperasi Merah Putih, dan menekan angka stunting secara konsisten.

Baca Juga :  Kisah Pilu Ziadatun Nisa: Bertahan Hidup Jadi Buruh Cuci Demi Sekolah, Beratap Kelas yang Nyaris Roboh

Terkait pelaksanaan teknis, Zaidar memberi catatan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat sinergi. Ia menekankan keberhasilan visi Lombok Timur SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan) sangat bergantung pada kolaborasi nyata di lapangan.

“Kita nggak bisa kerja sendiri, semua harus kolaborasi lintas sektor biar visi Lombok Timur SMART ini benar-benar terwujud,” pungkasnya.

Saat ini, Bapperida sedang mengintensifkan pengumpulan data dari tiap dinas untuk mengevaluasi efektivitas program. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben
Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru