Muspika Sembalun Setop Sementara Galian C di Bukit Curam

Sabtu, 27 September 2025 - 00:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muspika Sembalun Setop Sementara Galian C di Bukit Curam. (Foto: Lombokini.com).

Muspika Sembalun Setop Sementara Galian C di Bukit Curam. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.comMusyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sembalun menghentikan sementara aktivitas penambangan Galian C di bukit curam wilayah tersebut.

Mereka mengambil keputusan tegas ini untuk menanggapi langsung kekhawatiran masyarakat akan ancaman bencana longsor dan kerusakan lahan pertanian.

Sebelumnya, Komunitas Pemerhati Lingkungan Hidup Sembalun Pencinta Alam (KPLH-SEMBAPALA) dan Solidaritas Masyarakat Peduli Sembalun (SMPS), telah mendesak penghentian kegiatan tersebut dalam sebuah dengar pendapat bersama Muspika pada Kamis, 25 September 2025.

Selanjutnya, pertemuan yang menghadirkan Sekcam, Kapolsek, Koramil, dan perwakilan desa itu menyepakati tindakan segera.

Sekretaris Camat (Sekcam) Sembalun, Pelita Yatna, membenarkan bahwa pengerukan di tiga titik seluas lebih dari 4 hektar itu menimbulkan kekhawatiran tinggi, terutama menjelang musim hujan.

“Masyarakat mengkhawatirkan pengerukan di tanah curam yang bersinggungan dengan jalan usaha tani dan jalan raya karena berpotensi mengakibatkan longsor,” jelas Pelita kepada media, Jumat 26 September 2025.

Baca Juga :  Jurnalis Warga dan Konten Kreator Kampanyekan Irigasi Tetes untuk Lahan Kering

Selain itu, pihak kecamatan dan desa mengakuikan keterkejutannya dengan keberadaan penambangan ini. Mereka juga menyayangkan ketidakterlibatan mereka dalam proses perizinan yang berjalan secara daring.

“Kami semua beranggapan, meskipun izinnya dikeluarkan, prosesnya harus melibatkan semua unsur di desa dan kecamatan,” tegas Pelita.

Bahkan, ketiadaan keterlibatan ini memperkuat dugaan bahwa penambangan tidak memiliki analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) yang memadai.

Menanggapi desakan tersebut, Muspika Sembalun langsung mengambil langkah nyata. “Dari hasil hearing, kami memutuskan untuk menyetop sementara dengan mengeluarkan surat dari Muspika,” ungkapnya.

Mereka akan memanggil pihak penambang sebagai langkah selanjutnya untuk membuat kesepakatan guna mencegah tindakan anarkis dari masyarakat.

Baca Juga :  Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan

Sementara itu, Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Sembalun, Murtindih, menegaskan kondisi lokasi pengerukan sangat mengkhawatirkan.

“Kegiatan pengerukan di bukit Pergasingan menunjukkan kondisi yang tidak layak sama sekali. Hal ini terlihat dari segi kemiringan dan jenis tanah yang mudah longsor jika terkena air,” kecam Murtindih.

Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah daerah untuk lebih tegas dan mempercepat penyempurnaan regulasi tata ruang.

Di samping itu, Murtindih menekankan bahwa meski membuka peluang investasi, para pemodal harus tetap memprioritaskan tanggung jawab terhadap lingkungan setempat.

“Kita berharap para pemodal yang masuk ke Sembalun tetap memperhatikan kondisi lingkungan,” tutupnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga dan Konten Kreator Kampanyekan Irigasi Tetes untuk Lahan Kering
Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani
Gubernur NTB Serukan Solidaritas dan Pelestarian Lingkungan pada Peringatan Isra’ Mi’raj
Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Tiga Bulan, Ini Alasannya
TSBD Belanting Tanam Pohon di Bantaran Sungai untuk Cegah Banjir Bandang
Dari Muara Sampah Jadi Primadona Wisata, Bale Mangrove Kini Hadapi Ujian Tata Kelola

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:22 WITA

Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:42 WITA

BGN Luncurkan Aplikasi ‘Reviu MBG’ untuk Awasi Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:37 WITA

Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:13 WITA

Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:35 WITA

SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:53 WITA

Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Copot Dadan Hindaya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung dari BGN. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Nasional

Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:22 WITA