Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani

Sabtu, 17 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani. (Foto: Lombokini.com).

Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menegaskan pentingnya wisata bertanggung jawab. Peringatan ini mereka sampaikan menyusul tingginya kunjungan wisatawan yang berbanding lurus dengan peningkatan volume sampah di kawasan konservasi itu.

Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan, menekankan bahwa setiap pengunjung harus menjaga kebersihan. “Data sampah menunjukkan bahwa tantangan ini semakin nyata. Rinjani adalah destinasi wisata sekaligus kawasan konservasi. Kita harus bersama-sama menanganinya,” tegas Budhy, Sabtu 17 Januari 2025.

Sepanjang 2025, kawasan TNGR menerima 132.322 kunjungan, baik wisatawan pendakian maupun non-pendakian. Wisata pendakian tetap menjadi magnet utama.

Baca Juga :  Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir

Namun, tingginya angka kunjungan turut meningkatkan volume sampah secara signifikan. Data Balai TNGR menunjukkan sampah dari wisata pendakian melonjak drastis dari 4.736,46 kg (2021) menjadi 40.809,54 kg (2024). Angka ini kemudian turun menjadi 30.359,52 kg pada 2025. Sementara itu, volume sampah wisata non-pendakian juga terus menunjukkan tren kenaikan.

Menghadapi tantangan ini, Budhy menyatakan penanganan sampah menjadi kunci utama. “Kami terus mendorong pengelolaan sampah yang efektif melalui edukasi dan kerja sama dengan pengelola wisata. Dengan begitu, Rinjani tidak hanya indah dikunjungi, tetapi juga terjaga kelestariannya,” katanya.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Sebagai bagian dari solusi, Balai TNGR kini menggalakkan program “Go Rinjani Zero Waste”. Program ini mendorong upaya kolektif untuk mengurangi sampah plastik dan sampah lainnya. “Kami terus mengajak semua pihak untuk menerapkan gerakan ini,” jelas Budhy.

Program tersebut, antara lain, mewajibkan calon pendaki untuk mewadahi ulang bahan makanan dan minuman ke dalam wadah yang dapat digunakan kembali sebelum memulai pendakian. Langkah ini bertujuan meminimalisir sampah dan menjaga Gunung Rinjani agar tetap lestari untuk generasi mendatang. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:59 WITA

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WITA

LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Berita Terbaru

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada Rabu, 28 Oktober 2026. (Foto: Lombokini.com/Sekretariat DPRD Lombok Timur)

Advertorial

DPRD Lombok Timur: Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WITA