Mentan Amran Tetapkan NTB Pusat Bawang Putih Nasional, Targetkan Hentikan Impor dalam 3-5 Tahun

Senin, 9 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto:

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto:

LOMBOKINI.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menetapkan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai pusat produksi bawang putih nasional. Penetapan ini ia sampaikan dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lombok Timur, Senin 9 Februari 2026, sekaligus meluncurkan program pengembangan bawang putih menuju swasembada.

“Target kita adalah menghentikan impor dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Untuk swasembada, kita hanya butuh 100.000 hektar secara nasional,” tegas Mentan Amran Sulaiman di hadapan para petani dan penyuluh di Sembalun.

Mentan memuji Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten yang bergerak cepat merespons kebutuhan pangan nasional. Ia menargetkan NTB dapat mengelola 25.000 hingga 50.000 hektar lahan bawang putih untuk menyuplai provinsi lain.

Baca Juga :  Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Ia mengungkapkan keyakinannya atas capaian produksi NTB yang rata-rata mencapai 20 ton per hektar, bahkan ada yang menyentuh 28 ton per hektar.

“Kualitasnya sangat bagus, jauh melampaui barang impor. Karena itulah kami memusatkan program pemerintah di sini,” tambahnya.

Untuk mendukung program ini, Kementerian Pertanian akan meluncurkan program khusus dengan anggaran penuh APBN, termasuk pengadaan bibit. Mentan juga memberikan jaminan pascapanen melalui penerapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Baca Juga :  Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia

“Negara yang akan menjamin. Kami akan buatkan HPP agar harga terjaga. Target kita jelas, tidak boleh ada petani yang rugi,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Mentan meninjau langsung lantai jemur dan lahan tanam bawang putih. Ia juga berdialog dengan para Penyuluh Lapangan (PPL) dari berbagai kabupaten di Pulau Lombok untuk memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi.

Mentan menutup kunjungannya dengan ajakan untuk segera bertindak. “Negara ini akan maju jika kita bilang ‘Siap’ dan langsung bertindak. Mari bergerak bersama membangun NTB dan Republik Indonesia,” pungkasnya. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Kamis, 3 September 2026 - 21:31 WITA

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA