Mentan Amran Tetapkan NTB Pusat Bawang Putih Nasional, Targetkan Hentikan Impor dalam 3-5 Tahun

Senin, 9 Februari 2026 - 14:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto:

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. (Foto:

LOMBOKINI.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menetapkan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai pusat produksi bawang putih nasional. Penetapan ini ia sampaikan dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lombok Timur, Senin 9 Februari 2026, sekaligus meluncurkan program pengembangan bawang putih menuju swasembada.

“Target kita adalah menghentikan impor dalam tiga hingga lima tahun ke depan. Untuk swasembada, kita hanya butuh 100.000 hektar secara nasional,” tegas Mentan Amran Sulaiman di hadapan para petani dan penyuluh di Sembalun.

Mentan memuji Pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten yang bergerak cepat merespons kebutuhan pangan nasional. Ia menargetkan NTB dapat mengelola 25.000 hingga 50.000 hektar lahan bawang putih untuk menyuplai provinsi lain.

Baca Juga :  Abul Chair Dorong ASN NTB Bertransformasi Jadi Agen Perubahan

Ia mengungkapkan keyakinannya atas capaian produksi NTB yang rata-rata mencapai 20 ton per hektar, bahkan ada yang menyentuh 28 ton per hektar.

“Kualitasnya sangat bagus, jauh melampaui barang impor. Karena itulah kami memusatkan program pemerintah di sini,” tambahnya.

Untuk mendukung program ini, Kementerian Pertanian akan meluncurkan program khusus dengan anggaran penuh APBN, termasuk pengadaan bibit. Mentan juga memberikan jaminan pascapanen melalui penerapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Baca Juga :  Urus SIM Kini Lebih Praktis Lewat Aplikasi SINAR, Satpas Polres Lombok Timur Imbau Warga Manfaatkan Layanan Online

“Negara yang akan menjamin. Kami akan buatkan HPP agar harga terjaga. Target kita jelas, tidak boleh ada petani yang rugi,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Mentan meninjau langsung lantai jemur dan lahan tanam bawang putih. Ia juga berdialog dengan para Penyuluh Lapangan (PPL) dari berbagai kabupaten di Pulau Lombok untuk memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi.

Mentan menutup kunjungannya dengan ajakan untuk segera bertindak. “Negara ini akan maju jika kita bilang ‘Siap’ dan langsung bertindak. Mari bergerak bersama membangun NTB dan Republik Indonesia,” pungkasnya. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Polisi Pastikan Pria yang Ditemukan di Pinggir Jalan Pringgabaya Bukan Korban Begal
Ekonomi Lombok Timur Tumbuh Positif 7 Persen, Pertanian Jadi Penggerak Utama
Bupati Haerul Warisin Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar
Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau
Soroti Relawan Minim Kompetensi, APJI Minta Nanik S. Deyang Perbaiki Juknis MBG
Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat
Kepala BGN Baru Moratorium Dapur MBG, Fokuskan Sasaran pada Kelompok Prioritas
Ini Alasan Presiden Tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:31 WITA

Ketua PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Penyelewengan Anggaran Darah Rp 150 Juta

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:07 WITA

Unram Bubarkan Pemutaran Film ‘Pesta Babi’ di Area Kampus, Mahasiswa Protes

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:02 WITA

Bupati Lombok Timur Lepas 393 JCH Kloter 9 Embarkasi Lombok

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Lombok Timur

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:34 WITA

Musancab PDIP Kota Mataram Dibuka, Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:29 WITA

SMSI NTB dan Polresta Mataram Sepakat Perkuat Harmonisasi Pemberitaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:13 WITA

Lima Mahasiswa Unram Raih Juara Nasional Kompetisi Inovasi Digital Budaya

Senin, 5 Januari 2026 - 18:05 WITA

PDO NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam ke Grab, Gocar, dan Maxim Terkait Tarif Baru

Berita Terbaru