Lima Mahasiswa Unram Raih Juara Nasional Kompetisi Inovasi Digital Budaya

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Mahasiswa Unram Harumkan NTB di Kompetisi Inovasi Digital Budaya GO! Kementerian Kebudayaan. (Foto: Lombokini.com/unram.ac.id).

Lima Mahasiswa Unram Harumkan NTB di Kompetisi Inovasi Digital Budaya GO! Kementerian Kebudayaan. (Foto: Lombokini.com/unram.ac.id).

LOMBOKINI.com – Lima mahasiswa Universitas Mataram (Unram) berhasil mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan meraih prestasi pada ajang Kompetisi Inovasi Digital Budaya GO! Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Mereka menjadi wakil provinsi dalam kompetisi nasional yang menjadi wadah bagi generasi muda untuk menciptakan inovasi digital guna melestarikan dan mengenalkan budaya Indonesia.

Kelima mahasiswa tersebut berasal dari dua program studi berbeda, yaitu Aliya Rahmawati dan Ikrima Fina Hayati (Sosiologi), serta Muh. Rizky Destiawansyah, Muhammad Rendi Maulana, dan Rafly Ridho’ Sukardi (Informatika).

Tim Unram berhasil menembus seleksi nasional yang ketat dari 627 tim pendaftar. Mereka terlebih dahulu lolos sebagai 50 tim terbaik, kemudian menyisihkan pesaing hingga masuk dalam 10 besar kategori mahasiswa. Pencapaian ini mengantarkan mereka untuk mewakili NTB di tingkat nasional dan akhirnya meraih gelar Juara Bersama kategori Inovasi Digital Budaya di Jakarta.

Baca Juga :  Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Muh. Rizky Destiawansyah menyatakan bahwa komitmen dan kerja sama tim yang panjang melahirkan pencapaian ini.

“Harapannya, sekolah-sekolah di NTB dapat menerapkan inovasi digital yang kami buat sebagai media pembelajaran dari rumah. Dengan cara ini, generasi muda bisa mengenal dan mencintai budayanya sendiri sejak dini,” ungkapnya dilansir Lombokini.com dari laman Unram.ac.id, Rabu 7 Januari 2025.

Aliya Rahmawati menuturkan, kompetisi ini memberinya pengalaman berharga dalam mengaitkan aspek sosial dan budaya dengan teknologi digital.

“Saya belajar bahwa kita bisa melakukan pelestarian budaya dengan pendekatan yang lebih relevan dengan generasi sekarang. Inovasi digital menjadi jembatan antara nilai budaya dan kebutuhan masyarakat modern,” ujarnya.

Ikrima Fina Hayati juga menyampaikan kebanggaannya dapat berkontribusi membawa nama NTB di tingkat nasional.

Baca Juga :  BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA

“Kami tidak hanya membawa inovasi, tetapi juga membawa identitas budaya daerah agar dikenal lebih luas,” tuturnya.

Dari sisi teknis, Muhammad Rendi Maulana menekankan bahwa kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci keberhasilan tim.

“Kolaborasi antara mahasiswa sosial dan informatika ini memperkuat inovasi kami, baik dari sisi konsep budaya maupun penerapan teknologinya,” jelasnya.

Rafly Ridho’ Sukardi berharap inovasi ini tidak berhenti pada kompetisi. “Kami berharap masyarakat, khususnya pelajar, dapat terus mengembangkan dan memanfaatkannya sebagai media edukasi budaya yang menarik dan mudah diakses,” ujarnya.

Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa Unram lainnya untuk terus berinovasi, berkolaborasi lintas disiplin, serta berani tampil di ajang nasional guna mengangkat potensi budaya daerah melalui teknologi digital. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Sumber Berita : Unram.ac.id

Berita Terkait

Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun
Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS
Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli
Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WITA

Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:44 WITA

Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:18 WITA

Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:08 WITA

DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Berita Terbaru

Yuspianal Imtihan. (Foto: Lombokini.com).

Sastra

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 6 Agu 2026 - 05:34 WITA