KPK Fasilitasi Serah Terima Aset Negara Senilai Rp106 Miliar di Papua Barat Daya

Senin, 15 Desember 2025 - 23:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Fasilitasi Serah Terima Aset Negara Senilai Rp106 Miliar di Papua Barat Daya. (Foto: Lombokini.com/KPK.go.id).

KPK Fasilitasi Serah Terima Aset Negara Senilai Rp106 Miliar di Papua Barat Daya. (Foto: Lombokini.com/KPK.go.id).

LOMBOKINI.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi serah terima aset negara berupa pelabuhan dan bandara di Papua Barat Daya dengan total nilai Rp106 miliar. Langkah ini menjadi upaya nyata memperbaiki tata kelola aset dan meningkatkan pelayanan publik.

Melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V, KPK menyelenggarakan proses serah terima dari Pemerintah Kota Sorong dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat kepada Kementerian Perhubungan serta Perum LPPNI/AirNav Indonesia pada Senin, 15 Desember 2025.

Kepala Satuan Tugas Korsup Wilayah V KPK, Dian Patria, menegaskan pentingnya pengelolaan aset yang jelas. “Papua tidak kekurangan aset, tapi membutuhkan pengelolaan agar aset tidak terbengkalai,” ungkap Dian.

Berdasarkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) 2025, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menyerahkan Pelabuhan Waisai senilai Rp80 miliar kepada Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Waisai. Sementara itu, Pemerintah Kota Sorong menyerahkan Bandara Domine Eduard Osok (DEO) senilai Rp26,4 miliar kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan AirNav.

Baca Juga :  SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa

Dian menegaskan, aset negara harus memberikan manfaat nyata. “Aset negara tidak boleh sia-sia. Sudah seharusnya hidup dan bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.

Penataan aset ini merupakan hasil pendampingan KPK selama lebih dari tiga tahun. Upaya ini bertujuan mendorong keterlibatan pemerintah pusat dalam pengelolaan aset strategis guna menjawab tantangan keterbatasan transportasi dan biaya logistik yang tinggi.

Sebagai bagian dari tata kelola berkelanjutan, Pemerintah Kota Sorong juga mengajukan pinjam pakai lahan milik Kementerian Perhubungan di area Bandara DEO seluas 1.890 meter persegi untuk ruang terbuka hijau dan pelebaran jalan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tunjuk Tiga Pimpinan Baru BGN, Ini Daftar Namanya

“Aset transportasi harus dikelola pihak yang paling mampu secara teknis, fiskal, dan kelembagaan agar pelayanan publik meningkat,” tambah Dian.

Wakil Wali Kota Sorong, Anshar Karim, menyambut positif pendampingan KPK. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat berdampak langsung pada pengembangan Kota Sorong dan kawasan sekitarnya.

Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Sekretariat Itjen Kemenhub, Maizar Radjin, menilai langkah ini mencerminkan komitmen lintas instansi dalam mengoptimalkan aset negara, khususnya di kawasan prioritas pariwisata seperti Papua Barat Daya.

Acara serah terima tersebut turut dihadiri perwakilan Satgas Korsup Wilayah V KPK, Sekretariat Daerah Kota Sorong, Sekretariat Daerah Kabupaten Raja Ampat, serta Kepala Bandara DEO Sorong. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal
Soroti Relawan Minim Kompetensi, APJI Minta Nanik S. Deyang Perbaiki Juknis MBG
Kepala BGN Baru Moratorium Dapur MBG, Fokuskan Sasaran pada Kelompok Prioritas
Ini Alasan Presiden Tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN
Kejagung Tahan Dadan, Sony, dan Lodewyk Pusung sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
Presiden Prabowo Tunjuk Tiga Pimpinan Baru BGN, Ini Daftar Namanya
Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN
Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga Dexlite dan Pertamina Dex, Pertamax Turbo Naik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru