Kemenperin Dorong Penguatan Sentra IKM Porang di Lombok Timur

Kamis, 28 Agustus 2025 - 16:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenperin Dorong Penguatan Sentra Porang di Lombok Timur, Tekankan Keberlanjutan Bahan Baku. (Foto: Lombokini.com/Humas).

Kemenperin Dorong Penguatan Sentra Porang di Lombok Timur, Tekankan Keberlanjutan Bahan Baku. (Foto: Lombokini.com/Humas).

LOMBOKINI.com Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) terus mendorong penguatan sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) porang di Kabupaten Lombok Timur.

Dalam kunjungan kerjanya pada Kamis, 28 Agustus 2025, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan pasokan bahan baku.

“Kita harus mengatasi kendala menurunnya minat tanam petani pascapandemi,” tegasnya.

Reni menyatakan bahwa semua pihak harus berkomitmen untuk memastikan kelancaran pasokan umbi porang.

Dalam pertemuan tersebut, Reni mengapresiasi Pemerintah Daerah Lombok Timur yang telah berhasil memulihkan sentra IKM porang.

Baca Juga :  Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak

Ia menjelaskan bahwa sentra ini berperan sebagai fasilitas off farm untuk meningkatkan nilai tambah dan memperpanjang daya simpan produk olahan.

Sebagai informasi, sejak 2022 hingga 2024, Pemerintah Pusat telah membangun 203 Sentra IKM melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Karena itu, Reni mengharapkan sentra IKM di Lombok Timur dapat mengoptimalkan penyerapan, penyimpanan, dan pengolahan umbi porang menjadi chips maupun tepung sesuai target.

Baca Juga :  Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur menyambut baik langkah strategis ini. Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya beserta jajarannya, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program tersebut.

Pertemuan ini juga secara khusus membahas solusi atas berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha.

Guna memperkuat koordinasi lintas lembaga, pertemuan ini menghadirkan perwakilan dari Direktur Industri Perdagangan dan Peningkatan Investasi Bappenas serta Sekretaris Ditjen IKMA. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

BGN Luncurkan Aplikasi ‘Reviu MBG’ untuk Awasi Kualitas Program Makan Bergizi Gratis
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026
Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen
Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri
NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal
Bidik Posisi 3 Besar di MTQ XXXI NTB, Lombok Timur Gembleng 54 Kafilah dalam Training Center

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:17 WITA

Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:34 WITA

Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WITA

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:18 WITA

Ratusan Nelayan Lombok Timur Demo Tuntut Kuota BBM Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:25 WITA

Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 22:40 WITA

Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Berita Terbaru

Seorang guru membagikan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa di salah satu sekolah. (Foto: Lombokini.com/Badan Gizi Nasional).

Opini

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA