LOMBOKINI.com – Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi telah menyelenggarakan Islamic Fest 2025 dengan sukses. Event bertema “Islamic Spirit, Innovation, and Excellence” ini menghadirkan berbagai kegiatan bernuansa islami dan sosial.
Islamic Fest mengusung semangat kolaborasi dengan melibatkan berbagai lembaga dan komunitas untuk mewujudkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sejumlah mitra turut mendukung dan memungkinkan terselenggaranya berbagai kegiatan.
Dinas Kominfo Lombok Timur mendukung Seminar Agama dan Teknologi yang menghadirkan pembahasan menarik tentang peran teknologi dalam memperkuat nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, Yayasan Literasi Lumbung Lombok berkolaborasi dalam program Islamic Literacy untuk meningkatkan budaya literasi.
Sejak Senin, 27 Oktober 2025, panitia melaksanakan pembagian ratusan mushaf Al-Qur’an. Kolaborasi antara Masjid Jalan Cahaya dan Lumbung Literasi Lombok ini memungkinkan distribusi mushaf hingga ke berbagai wilayah di Lombok Timur, dengan dukungan penuh dari tim KKN Bina Desa Universitas Hamzanwadi.
Selain itu, civitas akademika Fakultas Teknik turut menghadirkan momen haru melalui kegiatan santunan anak yatim. Mereka menggalang dana dari mahasiswa dan dosen sebagai wujud kepedulian sosial.
Sponsor utama, Twin Ollshop dan BNI, juga berkontribusi menyukseskan seluruh rangkaian acara.
Wakil Dekan Non Akademik Fakultas Teknik, Yahya, ST., M. Kom., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia. “Di tengah keterbatasan yang ada, kalian mampu membuktikan dan menyelenggarakan event ini dengan sangat baik. Saya pribadi salut sama kalian,” ujarnya.
Ketua Panitia, Rizki Parabi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. “Ini adalah program kolaborasi yang sangat ciamik di mana semua pihak terlibat dan merasakan manfaatnya. Inilah sejatinya yang kita inginkan,” ungkap Rizki dalam keterangan resminya, Rabu 29 Oktober 2025.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan Islamic Fest 2025 bukan hanya berkat konsep dan perencanaan matang, melainkan juga dari kerja keras dan dedikasi seluruh panitia.
“Semua konsep dan perencanaan tak akan berjalan tanpa panitia yang bertugas. Kalian telah membuktikan bahwa keraguan bisa kita jawab dengan kerja nyata,” tutupnya.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian, Islamic Fest 2025 tidak hanya meninggalkan kesan mendalam, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi, solidaritas, dan inovasi dalam membangun semangat keislaman di era modern. ***







