Gubernur NTB dan Bupati Lombok Timur Serukan Pelestarian Tradisi Ngayu Ayu di Sembalun

Kamis, 17 Juli 2025 - 22:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB dan Bupati Lombok Timur Serukan Pelestarian Tradisi Ngayu Ayu di Sembalun. (Foto: Lombokini.com).

Gubernur NTB dan Bupati Lombok Timur Serukan Pelestarian Tradisi Ngayu Ayu di Sembalun. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhammad Iqbal, dan Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menyambut baik pelaksanaan upacara adat Ngayu Ayu di Sembalun, Lombok Timur, Kamis (17 Juli 2025). Keduanya menekankan pentingnya melestarikan tradisi masyarakat adat Pulau Lombok ini.

Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal menyebut tradisi Ngayu Ayu sebagai bentuk ungkapan syukur atas kemakmuran dan kesejahteraan dari Allah SWT.

“Kegiatan ini menghormati Gunung Rinjani dan menjag keseimbangan alam. Kami berharap tradisi ini terus lestari,” ujar Miq Iqbal dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menegaskan bahwa Ngayu Ayu bukan sekadar budaya, melainkan menyimpan tuntunan, doa, dan harapan.

“Generasi muda Sembalun tidak hanya wajib menghadiri, tetapi juga harus meneruskan dan mengimplementasikan tradisi ini di masa depan,” pesan Bupati.

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Haerul Warisin menjelaskan bahwa Ngayu Ayu menggambarkan hubungan harmonis manusia dengan alam beserta isinya serta menjadi salah satu bentuk pelestarian adat di kawasan Utara Lombok Timur.

Bupati juga mengapresiasi masyarakat yang menjaga kelestarian adat budaya dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, termasuk Gubernur, perwakilan masyarakat adat, ratu, dan raja dari berbagai wilayah Indonesia yang hadir.

Prosesi Ritual Ngayu Ayu

Tradisi tiga tahunan ini mengawali prosesinya dengan pengambilan air dari 13 mata air oleh pemangku adat Sembalun. Mereka mengumpulkan air tersebut di Berugak Desa Sembalun Bumbung.

Ritual kemudian berlanjut dengan pembacaan lontar oleh para Pujangga Sasak dan sesampang (pemberitahuan kepada leluhur dan penguasa alam), serta penyembelihan kerbau. Pemangku adat mengubur kepala kerbau tersebut sebagai pantek atau pasak bumi bagi Sembalun dan Lombok Timur.

Baca Juga :  Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Pada hari kedua, prosesi memberangkatkan air dari berugak desa menuju lapangan upacara adat. Pemuka adat dan masyarakat mengiringinya dengan tarian tandang mendet.

Puncak acara, mapakin, dimulai dengan silaturahmi antara sesepuh adat dan tamu undangan dari masyarakat Sasak dan berbagai daerah di Nusantara.

Mapakin meliputi tiga kali prosesi lemparan ketupat yang melambangkan kesempurnaan shalat lima waktu, kesempurnaan bulan (purnama), serta 25 Nabi dan Rasul.

Prosesi adat menutup rangkaian dengan Perang Pejer (perang penolak bala) dan penumpahan air dari seluruh mata air di Kali Pusuk. Ritual penutup ini melambangkan penyatuan bumi, air, hutan, dan komponen alam lainnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:23 WITA

Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:17 WITA

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WITA

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA