BRIN Gandeng Pesantren Wujudkan Ketahanan Pangan lewat Mikroalga

Rabu, 27 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BRIN Gandeng Pesantren Wujudkan Ketahanan Pangan lewat Mikroalga. (Foto: Lombokini.com/brin.go.id).

BRIN Gandeng Pesantren Wujudkan Ketahanan Pangan lewat Mikroalga. (Foto: Lombokini.com/brin.go.id).

LOMBOKINI.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong pemanfaatan hasil riset mikroalga untuk mendukung ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan di pondok pesantren.

BRIN memperkenalkan inovasi ini dalam Halaqoh Nasional IV Pimpinan Pondok Pesantren se-Indonesia di Kabupaten Cirebon, Selasa 26 Agustus 2025.

Perwakilan BRIN, Wihatmoko Waskitoaji, menyampaikan bahwa mikroalga berpotensi besar sebagai suplemen pakan ternak dan pupuk hayati.

“BRIN membuka peluang kerjasama riset dan inovasi dengan pondok pesantren. Pesantren dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan teknologi ini ke masyarakat,” ungkap Wihatmoko, dilansir Lombokini.com dari brin.go.id, Rabu 27 Agustus 2025.

Baca Juga :  Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Mantan Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin, membuka acara ini secara resmi. Beliau menekankan pentingnya peran pesantren dalam pembangunan bangsa.

“Pesantren harus bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan umat yang mampu menghadirkan solusi atas tantangan zaman,” ujarnya.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, KH. Imam Jazuli, menegaskan kesiapan pesantren menjadi lokomotif perubahan sosial.

Baca Juga :  Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

“Kami ingin membangun model pesantren yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” jelasnya.

Sebagai tindak lanjut, BRIN mengadakan pelatihan praktis budidaya dan pemanfaatan mikroalga pada Rabu 27 Agustus 2025.

Peneliti Ahli Utama BRIN, Dwi Susilaningsih, membimbing peserta mengembangkan usaha produktif berbasis mikroalga untuk pertanian dan peternakan mandiri. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat
Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Menggantikan Listyo Sigit
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:42 WITA

Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WITA

Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA