Bupati Lombok Timur Percepat Pembangunan IPLT Ijobalit

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lotim Haerul Warisin Tinjau Pembangunan IPLT Ijobalit, Rabu 15 Oktober 2025. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lotim Haerul Warisin Tinjau Pembangunan IPLT Ijobalit, Rabu 15 Oktober 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, memerintahkan percepatan pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) di Ijobalit Baru, Kecamatan Labuhan Haji,  Rabu 15 Oktober 2025. Ia mengambil langkah tegas ini setelah meninjau lokasi dan menemukan bahwa progres fisik proyek baru mencapai 43 persen.

Bupati, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lombok Timur, mengevaluasi proyek IPLT yang terintegrasi dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ini. Ia menekankan urgensi penyelesaian proyek mengingat Lombok Timur merupakan kabupaten dengan penduduk terbanyak di Nusa Tenggara Barat, yang juga berarti menjadi penyumbang limbah tinja terbesar di provinsi tersebut.

Baca Juga :  Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

“Pembangunan IPLT ini harus menjadi solusi untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah tinja. Kita perlu mewujudkan lingkungan Lotim yang lebih sehat, bersih, dan nyaman,” tegas Bupati.

Dalam peninjauannya, Bupati menemukan bahwa laju pembangunan belum memenuhi target. Ia mengkhawatirkan keterlambatan ini akan mempengaruhi penyelesaian proyek secara keseluruhan.

Baca Juga :  Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG

Merespons temuan tersebut, Bupati segera memerintahkan Dinas PUPR untuk mengambil langkah strategis. Ia meminta pihaknya menambah jumlah tenaga kerja dan menggunakan peralatan yang lebih efisien guna mengejar ketertinggalan.

Proyek senilai Rp 10 miliar yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini diharapkan segera tuntas dengan intervensi langsung Bupati. Dengan demikian, masyarakat Lotim dapat segera merasakan manfaat berupa peningkatan kesehatan lingkungan dan kualitas hidup. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA