Bupati Lombok Timur Percepat Pembangunan IPLT Ijobalit

Rabu, 15 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lotim Haerul Warisin Tinjau Pembangunan IPLT Ijobalit, Rabu 15 Oktober 2025. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lotim Haerul Warisin Tinjau Pembangunan IPLT Ijobalit, Rabu 15 Oktober 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, memerintahkan percepatan pembangunan Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) di Ijobalit Baru, Kecamatan Labuhan Haji,  Rabu 15 Oktober 2025. Ia mengambil langkah tegas ini setelah meninjau lokasi dan menemukan bahwa progres fisik proyek baru mencapai 43 persen.

Bupati, bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lombok Timur, mengevaluasi proyek IPLT yang terintegrasi dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ini. Ia menekankan urgensi penyelesaian proyek mengingat Lombok Timur merupakan kabupaten dengan penduduk terbanyak di Nusa Tenggara Barat, yang juga berarti menjadi penyumbang limbah tinja terbesar di provinsi tersebut.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

“Pembangunan IPLT ini harus menjadi solusi untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah tinja. Kita perlu mewujudkan lingkungan Lotim yang lebih sehat, bersih, dan nyaman,” tegas Bupati.

Dalam peninjauannya, Bupati menemukan bahwa laju pembangunan belum memenuhi target. Ia mengkhawatirkan keterlambatan ini akan mempengaruhi penyelesaian proyek secara keseluruhan.

Baca Juga :  LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim

Merespons temuan tersebut, Bupati segera memerintahkan Dinas PUPR untuk mengambil langkah strategis. Ia meminta pihaknya menambah jumlah tenaga kerja dan menggunakan peralatan yang lebih efisien guna mengejar ketertinggalan.

Proyek senilai Rp 10 miliar yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) ini diharapkan segera tuntas dengan intervensi langsung Bupati. Dengan demikian, masyarakat Lotim dapat segera merasakan manfaat berupa peningkatan kesehatan lingkungan dan kualitas hidup. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:59 WITA

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WITA

LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim

Berita Terbaru

Ketua Umum DPP PKN Anas Urbaningrum. (Foto: Lombokini.com/Tamrin)

Nasional

Anas Dorong DPR Bentuk Pansus Audit Praktik Penyadapan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:33 WITA