Geger, Mayat Bayi Ditemukan Mengambang di Saluran Irigasi Desa Pijot Keruak

Senin, 15 Juni 2026 - 21:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seusai dievakuasi dari saluran irigasi, jasad bayi tersebut segera dilarikan ke Puskesmas Keruak untuk menjalani proses visum et repertum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Seusai dievakuasi dari saluran irigasi, jasad bayi tersebut segera dilarikan ke Puskesmas Keruak untuk menjalani proses visum et repertum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

 

LOMBOKINI.com — Warga Dusun Kampung Permai, Desa Pijot, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur mendadak geger pada Senin (15/6/2026) pagi. Sebuah mayat bayi ditemukan dalam kondisi mengambang di saluran irigasi wilayah setempat sekitar pukul 06.00 WITA.

Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Keruak IPTU Mudie Lestari, S.H., langsung menerjunkan personel yang dipimpin oleh Ka SPKT II AIPTU Muklison bersama tiga anggota piket jaga. Petugas kepolisian bergerak cepat menuju lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Lombok Timur untuk melakukan proses evakuasi.

Baca Juga :  Kejati NTB Periksa Mantan Sekda Lalu Gita atas Dugaan Korupsi Motocross 2023

Seusai dievakuasi dari saluran irigasi, jasad bayi tersebut segera dilarikan ke Puskesmas Keruak untuk menjalani proses visum et repertum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Di lokasi kejadian, AIPTU Muklison juga menyempatkan diri berdialog dan memberikan imbauan kepada warga masyarakat sekitar agar tetap tenang serta bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan damai selama seluruh proses penanganan berlangsung. Seluruh kegiatan evakuasi tersebut dilaporkan berjalan dengan aman dan lancar.

Baca Juga :  ICJR Kritik KUHAP Baru di Forum ADVOKAI: Kewenangan Advokat Masih Sebatas Teks

Merespons kejadian tersebut, Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu melapor jika menemukan hal mencurigakan.

“Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan gratis Hotline 110 Polri yang siaga 24 jam untuk melaporkan tindak kejahatan maupun mengonfirmasi isu keamanan di wilayah Lombok Timur,” tegas IPTU Lalu Rusmaladi.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Kejati NTB Periksa Mantan Sekda Lalu Gita atas Dugaan Korupsi Motocross 2023
Tim Gabungan Amankan Pria Pengaku TNI Usai Aniaya Mahasiswi di Lombok Timur
Pembobolan Alfamart Lendang Bedurik: Manajemen Taksir Kerugian Hingga Rp40 Juta
Pria Paruh Baya di Pringgasela Tewas Disayat Tetangga Menggunakan Sabit
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
Niat Usut Kasus Pelecehan, Polisi di Sembalun Malah Pergoki Tiga Pemuda Asyik Pesta Sabu
Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB
Progres Kasus Santri Dibakar di Batukliang, Humas Polres Loteng: Penyidik Masih Kumpulkan Bukti

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:56 WITA

Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:45 WITA

BRI Kembalikan Dana Rp 1,4 Miliar ke Kas Daerah, Pemda Lotim Siap Salurkan Ulang Bantuan UMKM di APBD Perubahan 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:41 WITA

Pemda Lombok Timur Tata Wajah Baru Kota Selong, Pembangunan Gedung MICE dan Food Court Center Dimulaikan pada Oktober 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:30 WITA

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Terima Kunjungan Tim Monitoring Stunting dari Bank Dunia dan Pusat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:56 WITA

Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:06 WITA

Sepakati Win-Win Solution, Pilkades Serentak Lombok Timur Resmi Digelar 27 Januari 2027

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:30 WITA

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:14 WITA

Sekda Lotim: Kepatuhan Birokrasi dan Kemandirian Calon PMI Jadi Kunci Tata Kelola Migrasi

Berita Terbaru