Geger, Mayat Bayi Ditemukan Mengambang di Saluran Irigasi Desa Pijot Keruak

Senin, 15 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seusai dievakuasi dari saluran irigasi, jasad bayi tersebut segera dilarikan ke Puskesmas Keruak untuk menjalani proses visum et repertum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Seusai dievakuasi dari saluran irigasi, jasad bayi tersebut segera dilarikan ke Puskesmas Keruak untuk menjalani proses visum et repertum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

 

LOMBOKINI.com — Warga Dusun Kampung Permai, Desa Pijot, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur mendadak geger pada Senin (15/6/2026) pagi. Sebuah mayat bayi ditemukan dalam kondisi mengambang di saluran irigasi wilayah setempat sekitar pukul 06.00 WITA.

Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Keruak IPTU Mudie Lestari, S.H., langsung menerjunkan personel yang dipimpin oleh Ka SPKT II AIPTU Muklison bersama tiga anggota piket jaga. Petugas kepolisian bergerak cepat menuju lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Lombok Timur untuk melakukan proses evakuasi.

Baca Juga :  Majelis Hakim PN Selong Perintahkan JPU Hadirkan Ahli Dewan Pers di Sidang Wartawan Mugni Ilma

Seusai dievakuasi dari saluran irigasi, jasad bayi tersebut segera dilarikan ke Puskesmas Keruak untuk menjalani proses visum et repertum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Di lokasi kejadian, AIPTU Muklison juga menyempatkan diri berdialog dan memberikan imbauan kepada warga masyarakat sekitar agar tetap tenang serta bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan damai selama seluruh proses penanganan berlangsung. Seluruh kegiatan evakuasi tersebut dilaporkan berjalan dengan aman dan lancar.

Baca Juga :  Gema Lazzuardi Buka Suara soal Tanah 6.000 Meter Persegi di Lintasan 3 Sirkuit Mandalika

Merespons kejadian tersebut, Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu melapor jika menemukan hal mencurigakan.

“Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan gratis Hotline 110 Polri yang siaga 24 jam untuk melaporkan tindak kejahatan maupun mengonfirmasi isu keamanan di wilayah Lombok Timur,” tegas IPTU Lalu Rusmaladi.

Penulis : Paozan Azima

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gema Lazzuardi Buka Suara soal Tanah 6.000 Meter Persegi di Lintasan 3 Sirkuit Mandalika
Klaim Dipaksa Tanpa Bukti, Advokat Nilai Ada Upaya Kriminalisasi terhadap Wartawan
Penasihat Hukum Mugni Ilma: JPU Gagal Buktikan Tiga Pasal Dakwaan Pemerasan Dirut PDAM Lotim
Majelis Hakim PN Selong Perintahkan JPU Hadirkan Ahli Dewan Pers di Sidang Wartawan Mugni Ilma
Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI
DPM Unram Siapkan Gugatan ke PTUN soal Pergeseran Dana BTT Rp 484 Miliar
Kejari Lombok Timur Dalami Kasus Lima Kades Diduga Gelapkan Dana Desa
Digerebek Warga, Pria Ngamar dengan Istri PMI ini Ngumpet di Bawah Meja Dapur

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:57 WITA

Gema Lazzuardi Buka Suara soal Tanah 6.000 Meter Persegi di Lintasan 3 Sirkuit Mandalika

Rabu, 9 September 2026 - 15:22 WITA

Klaim Dipaksa Tanpa Bukti, Advokat Nilai Ada Upaya Kriminalisasi terhadap Wartawan

Senin, 7 September 2026 - 20:37 WITA

Penasihat Hukum Mugni Ilma: JPU Gagal Buktikan Tiga Pasal Dakwaan Pemerasan Dirut PDAM Lotim

Selasa, 1 September 2026 - 16:06 WITA

Majelis Hakim PN Selong Perintahkan JPU Hadirkan Ahli Dewan Pers di Sidang Wartawan Mugni Ilma

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:17 WITA

Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

Berita Terbaru