Polisi Ringkus Pelaku Penganiayaan Tawuran Malam Tahun Baru di Keruak

Jumat, 12 September 2025 - 12:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lukman Hakim (30), warga Desa Pengkelak Mas. (Foto: Lombokini.com/www.ntbpos.com).

Lukman Hakim (30), warga Desa Pengkelak Mas. (Foto: Lombokini.com/www.ntbpos.com).

LOMBOKINI.com Tim Buser Polres Lombok Timur akhirnya berhasil meringkus pelaku penganiayaan dalam tawuran antar desa yang terjadi pada malam tahun baru 2025. Pelaku yang telah bersembunyi selama beberapa bulan ini mereka tangkap di rumah istrinya di Desa Pijot, Kamis 11 September 2025 dini hari.

Insiden berdarah itu melibatkan pemuda dari Desa Pengkelak Mas, Kecamatan Sakra Barat, dan Desa Pijot Utara, Kecamatan Keruak. Peristiwa yang dipicu salah paham dan adu mulut itu mengakibatkan tiga orang warga mengalami luka sabetan senjata tajam yang cukup serius.

Baca Juga :  Polres Lombok Timur Raih Predikat A Pelayanan Prima, Nilai Tertinggi se-NTB

Kapolsek Keruak, IPTU Zulkifli, membenarkan penangkapan tersebut. “Betul, sekarang (pelaku) sudah di Polres Lotim. Penangkapannya semalam di rumah istrinya yang ada di Desa Pijot,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Kamis 11 September 2025.

Sebelumnya, tawuran tersebut terjadi pada Rabu 1 Januari 2025 sekitar pukul 01.30 Wita di Dusun Repok Katok, Desa Pijot Utara. Keluarga korban segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian, yang lalu memulai penyelidikan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Lombok Timur Desak Polres Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati

Korban yang mengalami luka paling serius adalah Lukman Hakim (30), warga Desa Pengkelak Mas. Lukman mengalami luka tebas parah di bagian wajah, leher, dan pergelangan tangan kiri.

Dua korban lainnya merupakan warga yang berniat melerai. Amak Harni (60), warga Desa Pijot Utara, mendapatkan luka sabetan parang di kepala. Sementara Rezi (18) mengalami luka robek di bagian lengan. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben
Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:34 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Kebudayaan di Nusa Tenggara Barat . (Foto: Lombokini.com).

Opini

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:15 WITA

Okky Afriwan, SE, MBA: Dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Kecerdasan Artifisial Universitas Teknologi Mataram (Foto: Istimewa)

Opini

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:55 WITA