Pelepasan Burung Simbol Kebebasan Anak Warnai HAN 2025 di SDN 3 Pancor

Rabu, 23 Juli 2025 - 14:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan Burung Simbol Kebebasan Anak Warnai Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025 di SDN 3 Pancor. (Foto: Lombokini.com).

Pelepasan Burung Simbol Kebebasan Anak Warnai Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2025 di SDN 3 Pancor. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2025, siswa SDN 3 Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur, melepasliarkan ratusan burung kecil dan merpati pada Rabu 23 Juli 2025.

Aksi simbolis ini mewakili harapan akan kebebasan dan masa depan cerah anak-anak Indonesia.

Kepala Sekolah SDN 3 Pancor, Hj. Rohimah, S. Pd., M. Pd., mengatakan sekolah sengaja memilih pelepasan burung sebagai pengganti balon udara.

Hj. Rohimah, menjelaskan, pihak sekolah menganjurkan siswa melakukan aksi melepasliarkan burung karena pelepasan balon udara tanpa pengawasan dapat menimbulkan dampak negatif serius bagi keselamatan penerbangan dan lingkungan.

Baca Juga :  DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

“Balon udara terbang bebas dapat mengganggu jalur penerbangan, bahkan menyebabkan kecelakaan pesawat. Sampah balon yang jatuh juga mencemari lingkungan dan membahayakan hewan, terutama biota laut,” jelas Rohimah kepada Lombokini.com.

Oleh karena itu, SDN 3 Pancor memutuskan mengganti tradisi pelepasan balon udara dengan melepasliarkan burung pada peringatan HAN 2025. Aksi ini menjadi simbol kebebasan berekspresi dan tekad anak-anak untuk terbang tinggi menggapai cita-cita.

“Kami ingin mengajarkan siswa menjaga lingkungan, mengembalikan burung ke habitatnya, dan melestarikan satwa,” tegasnya.

Rohimah menjelaskan, kegiatan ini secara langsung mengajarkan tanggung jawab ekologis sekaligus mengandung makna filosofis mendalam.

Baca Juga :  Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

“Pelepasan burung melambangkan kebebasan siswa untuk terbang menggapai cita-cita. Ini juga menjadi simbol pelepasan hal-hal negatif yang menghambat kemajuan mereka,” tambahnya.

Ia berharap peringatan HAN 2025 dapat memicu semangat anak-anak untuk ‘bangkit dan melaju menuju Indonesia Emas 2045’, sesuai tema HAN ke-41: “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia EMAS 2045”.

Rohimah menegaskan, tujuan utama sekolah ialah memberikan pengalaman positif dan berkesan bagi siswa.

“Aksi sederhana ini menyimbolkan harapan, cita-cita, kebebasan berekspresi, sekaligus memotivasi siswa untuk terbang meraih prestasi setinggi-tingginya,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026
Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI
Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)
Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi
Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:19 WITA

Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:07 WITA

BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur melepas Dandim dan Kapolres lama serta menyambut pejabat baru dalam pisah sambut dua jabatan sekaligus, Selasa 14 Juli 2016 malam di Pendopo Bupati. (Foto: Lombokini.com/Humas).

Lombok Timur

Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

Rabu, 15 Jul 2026 - 12:19 WITA

Kapolda NTB dan Kajati NTB beserta jajaran berfoto bersama usai pertemuan di Kantor Kejati NTB, Selasa 14 Juli 2026. Keduanya sepakat memperkuat sinergi penegakan hukum profesional dan berintegritas. (Foto: Lombokini.com/Asman).

Hukrim

Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:25 WITA