Diduga Masalah Keuangan, Mahasiswa di Lombok Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kamis, 20 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa di Lombok Timur Tewas Gantung Diri, Diduga karena Masalah Keuangan. (Foto: Lombokini.com).

Mahasiswa di Lombok Timur Tewas Gantung Diri, Diduga karena Masalah Keuangan. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Omi Satriandi, warga Dusun Gubuk Baret, Desa Korleko, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, ditemukan tewas setelah menggantung diri di plafon rumah miliknya.

Pria berusia 28 tahun yang masih menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi itu nekat mengakhiri hidupnya pada Kamis siang, 20 Maret 2025, sekitar pukul 14.00 WITA.

Sumaini (59), ibu kandung korban, menjadi orang pertama yang menemukan Omi tergantung. Saat itu, kondisi rumah dalam keadaan sepi.

Baca Juga :  Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Setelah masuk ke dalam rumah, Sumaini langsung melihat anaknya tergantung di kayu plafon kamar menggunakan tali nilon. Ia pun berteriak histeris dan meminta bantuan tetangga serta warga sekitar.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Osman, menjelaskan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan.

“Korban tidak sempat dibawa ke Puskesmas,” terang Nicolas pada wartawan, Kamis 20 Maret 2025.

Baca Juga :  Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Polisi masih menyelidiki kasus ini untuk mengetahui motif di balik bunuh diri tersebut. Meski demikian, keluarga korban menolak dilakukannya autopsi.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ini murni kasus bunuh diri,” tegas Nicolas.

Dari sejumlah keterangan yang terkumpul, salah satu dugaan kuat menyebutkan bahwa korban nekat mengakhiri hidupnya karena uangnya dipinjam dan tidak kunjung dikembalikan.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WITA

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:43 WITA

Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 

Berita Terbaru

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA