Dinas Ketahanan Pangan Lombok Timur Pastikan Stok Pangan Aman

Senin, 15 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Ketersediaan Pangan, Hazrin, S.K.M. (Foto: Lombokini.com).

Kabid Ketersediaan Pangan, Hazrin, S.K.M. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lombok Timur memastikan ketahanan pangan daerahnya terkendali. Untuk itu, mereka melakukan pemantauan data mingguan yang transparan. Pemantauan rutin ini menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai alur distribusi dan ketersediaan barang di lapangan.

Setiap pekan, Dinas menyusun laporan yang memuat 12 komoditas pangan strategis nasional, seperti beras, jagung, kedelai, minyak goreng, gula pasir, cabai rawit, cabai besar, bawang merah, bawang putih, daging sapi, daging ayam, dan telur ayam. Selanjutnya, laporan ini menganalisis ketersediaan, kebutuhan konsumsi, neraca sisa, dan ketahanan stok komoditas.

Kabid Ketersediaan Pangan, Hazrin, S.K.M., menjelaskan bahwa beras menjadi komoditas prioritas. “Kami mendukung produksi beras lokal bersama cadangan di Bulog sehingga dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” tegasnya pada Senin, 15 September 2025 di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Selain itu, Dinas juga mencatat ketersediaan jagung untuk pangan dan pakan, serta kedelai untuk industri tempe dan tahu. Stok kedua komoditas ini bersumber dari produksi petani lokal, cadangan Bulog, dan distribusi dari wilayah lain.

Sementara untuk minyak goreng dan gula pasir yang kerap fluktuatif, Dinas melakukan pencatatan detail. Tujuannya adalah untuk memastikan stok sampai ke pasar dengan harga terjangkau. Di sisi lain, untuk komoditas yang mudah busuk seperti cabai, data mingguan ini menjadi acuan utama guna mengantisipasi gejolak harga.

Baca Juga :  DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Dinas juga memantau komoditas bawang; bawang merah banyak disuplai petani lokal, sedangkan bawang putih masih mengandalkan distribusi dari luar daerah. Pada sektor protein, ketersediaan daging sapi, daging ayam, dan telur ayam terpantau untuk menjamin konsumsi masyarakat dan stabilitas harga.

Selanjutnya, Dinas menegaskan bahwa semua data yang disajikan merupakan fakta lapangan, bukan sekadar angka. Pasalnya, data berasal dari hasil produksi lokal, gudang Bulog, hingga ketersediaan di pasar tradisional dan modern.

Dengan demikian, melalui data akurat, fakta jelas, dan ketersediaan nyata, Dinas memastikan Lombok Timur tetap dalam kondisi pangan yang aman dan stabil. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terbaru

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA

Nirmala Rahayu Luk Santi, anggota DPRD Lombok Timur dari PDI Perjuangan, berada di SPPG Selaparang Monjok Timur 3 Mataram, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Lombokini.com)

Mataram

Anggota DPRD Lotim dari PDIP Diduga Kelola Tiga Dapur MBG

Senin, 21 Sep 2026 - 23:36 WITA