Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen. (Foto: Lombokini.com).

Produksi Padi di Lombok Timur Melonjak 155,93 Persen. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah berhasil mencapai swasembada pangan nasional pada tahun 2025. Untuk menjaga keberlanjutan capaian tersebut, daerah diminta terus meningkatkan produksi pangan, utamanya padi.

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi, mengungkapkan bahwa produksi padi di wilayah kabupaten Lombok Timur melonjak drastis.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat tahun 2026, produksi Gabah Kering Giling (GKG) pada periode Januari-Maret 2026 mencapai 99.048 ton, naik signifikan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 38.702 ton.

Baca Juga :  Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben

“Artinya, terjadi lonjakan produksi padi mencapai 60.346 ton GKG atau 155,93 persen,” ujar Lalu Fathul Kasturi di Kantornya, Jumat 27 Maret 2026.

Kasturi menjelaskan, lonjakan produksi itu tidak terlepas dari serangkaian kebijakan strategis pemerintah yang memotivasi petani.

Kebijakan tersebut antara lain menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah kering panen di tingkat petani dari Rp 6.000 per kilogram menjadi Rp 6.500 per kilogram.

Selain itu, pemerintah juga memenuhi kuota pupuk bersubsidi dan menyederhanakan alur distribusinya.

“Termasuk menurunkan harga pupuk subsidi sebesar 20 persen untuk berbagai jenis pupuk seperti Urea, NPK, dan ZA,” tegasnya.

Baca Juga :  Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027

Kasturi merinci, harga pupuk Urea turun Rp 450 dari Rp 2.250 per kilogram menjadi Rp 1.800 per kilogram. Pupuk NPK turun Rp 460 dari Rp 2.300 per kilogram menjadi Rp 1.840 per kilogram, dan pupuk ZA turun Rp 340 dari Rp 1.700 per kilogram menjadi Rp 1.360 per kilogram.

“Dengan turunnya harga pupuk subsidi, biaya produksi petani menjadi lebih ringan,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben
Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WITA

120 Bangunan di Desa Adat Sade Hangus Terbakar, DPR RI Siapkan Revitalisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Berita Terbaru

Kebudayaan di Nusa Tenggara Barat . (Foto: Lombokini.com).

Opini

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:15 WITA

Okky Afriwan, SE, MBA: Dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Kecerdasan Artifisial Universitas Teknologi Mataram (Foto: Istimewa)

Opini

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:55 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Pertanyaan Seputar Cerpen

Sastra

CERPEN Yuspianal Imtihan: Pertanyaan Seputar Cerpen

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:00 WITA