Wakil Bupati Lombok Timur Tekankan Pentingnya RPJMD 2025-2029 sebagai Peta Jalan Konkret Pembangunan

Kamis, 6 Maret 2025 - 21:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. (Foto: Lombokini.com).

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menegaskan bahwa RPJMD 2025-2029 harus menjadi peta jalan pembangunan yang konkret, bukan sekadar dokumen administratif tanpa arah.

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RPJMD dan RKPD 2026 di Ruang rapat utama kantor Bupati Lombok Timur, Kamis 6 Maret 2025.

Edwin menyoroti berbagai tantangan yang harus diantisipasi dalam lima tahun ke depan, termasuk penyesuaian struktur organisasi perangkat daerah (OPD) dengan kebijakan nasional dan optimalisasi program dapur makan bergizi gratis (MBG).

Baca Juga :  Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

“Kita harus berpikir ke depan. RPJMD harus solutif, bukan hanya formalitas. Perubahan pasti terjadi, dan kita harus siap menghadapinya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi RPJMD dengan RPJMD Provinsi NTB dan RPJMN. Edwin meminta DPRD terlibat aktif melalui pokok pikiran (pokir) dewan agar setiap kebijakan yang diambil tepat sasaran.

Baca Juga :  KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur

Kepala Bappeda Lombok Timur, Zaidar Rohman, menambahkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada perencanaan yang matang. Ia membuka ruang bagi kritik dan saran untuk menyempurnakan dokumen RPJMD dan RKPD.

Konsultasi publik ini mengundang partisipasi OPD lingkup Pemkab Lombok Timur, lembaga, perguruan tinggi, organisasi nonpemerintah, dan tokoh masyarakat.

Mereka berharap hasil dari forum ini dapat melahirkan perencanaan pembangunan yang lebih realistis dan berdampak nyata bagi masyarakat.***

Berita Terkait

Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal
Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD, Bupati Lotim Paparkan Realisasi Pendapatan 101 Persen
BRI Kembalikan Dana Rp 1,4 Miliar ke Kas Daerah, Pemda Lotim Siap Salurkan Ulang Bantuan UMKM di APBD Perubahan 2026
Pemda Lombok Timur Tata Wajah Baru Kota Selong, Pembangunan Gedung MICE dan Food Court Center Dimulaikan pada Oktober 2026
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Terima Kunjungan Tim Monitoring Stunting dari Bank Dunia dan Pusat
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional
Sepakati Win-Win Solution, Pilkades Serentak Lombok Timur Resmi Digelar 27 Januari 2027

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA