LOMBOKINI.com — Industri pariwisata di kawasan Teluk Ekas, Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, mencatatkan babak baru.
Akomodasi ternama Ekasbreaks yang sebelumnya dimiliki oleh empat investor asal Prancis, kini resmi diakuisisi penuh oleh dua putra daerah Lombok, Adi Isnaini dan Busran Ekamayadi.
Kedua sosok di balik akuisisi ini memiliki rekam jejak yang solid di bidangnya. Adi Isnaini merupakan praktisi kontraktor sekaligus desainer hotel dan vila berpengalaman.
Sementara Busran Ekamayadi adalah akademisi serta praktisi perhotelan yang tengah menempuh pendidikan doktor (S3) Bisnis Pariwisata Terapan.
Kolaborasi keahlian teknis dan manajemen pariwisata ini langsung diwujudkan melalui renovasi besar-besaran serta rebranding menjadi Windy Ekasbreaks Resort & Villa.
“Setelah pengembangan selesai, resort ini akan memiliki total 12 unit bungalow dan 13 unit Private Pool Villa, sehingga mampu menawarkan pengalaman menginap yang lebih eksklusif, nyaman, dan berkelas bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar Busran Ekamayadi, Jumat (7/8/2026).
Proyek renovasi yang ditargetkan rampung dalam enam bulan ini menambah 7 unit Private Pool Villa baru serta fasilitas meeting hall untuk mengakomodasi kegiatan rapat, pelatihan, maupun acara korporasi dari instansi pemerintah dan swasta.
Transformasi Windy Ekasbreaks Resort & Villa tak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga filosofi pengelolaan. Resort ini mengusung konsep Eco Design melalui efisiensi energi, penggunaan material berkelanjutan, serta penataan kawasan yang harmonis dengan ekosistem pesisir Ekas.
Selain ramah lingkungan, manajemen menerapkan prinsip Community-Based Tourism (CBT) guna memastikan masyarakat lokal terlibat aktif dalam rantai ekonomi pariwisata.
Kebutuhan operasional resort akan menyerap tenaga kerja lokal, produk UMKM, hasil pertanian dan perikanan warga sekitar, hingga integrasi atraksi budaya daerah.
Adi Isnaini dan Busran Ekamayadi menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan destinasi ini sebagai pelopor pariwisata berkelanjutan di Lombok Selatan.
“Kami ingin membangun sebuah destinasi yang bukan hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Pariwisata harus mampu tumbuh bersama masyarakat dan tetap menjaga kelestarian alam sebagai aset utama daerah,” tegas keduanya.
Kehadiran wajah baru Windy Ekasbreaks Resort & Villa diharapkan mampu memperpanjang durasi menginap (length of stay) wisatawan, membuka lapangan kerja baru, menggerakkan ekonomi warga lokal, serta memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur.
Penulis : Paozan Azima







