LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur Haerul Warisin meresmikan revitalisasi 46 satuan pendidikan untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP di SD 1 Lenek Duren, Kamis 29 Januari 2026. Ia menegaskan, sinergi dengan pihak ketiga seperti Happy Hearts Indonesia menjadi kunci penting mengatasi keterbatasan anggaran pemerintah.
“Ini bukti pemerintah tidak akan pernah mampu membangun sarana pendidikan sendirian. Jika hanya menunggu APBN dan APBD, sekolah-sekolah tidak akan kunjung terbangun. Sinergi antara pusat, daerah, dan swasta harus tampil bersama,” tegas Haerul Warisin di hadapan para undangan.
Ia menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang lebih baik, salah satunya melalui kehadiran Sekolah Rakyat yang rencananya akan hadir di Kecamatan Jerowaru menyusul Lenek Duren, serta Sekolah Unggul Garuda.
“Pendidikan adalah fondasi utama. Tidak ada gunanya kita membangun jalan atau sarana fisik yang megah jika anak-anak kita tidak memiliki akhlak, moral, dan ilmu,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan para kepala sekolah dan tenaga medis untuk bekerja sesuai tugas dan fungsi.
“Saya tidak ingin mendengar ada Puskesmas atau rumah sakit yang lambat melayani hanya karena urusan BPJS. Saya minta masyarakat segera mengurus KTP agar akses layanan kesehatan menjadi jelas dan lancar,” pesannya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) M. Nurul Wathoni mengungkapkan, lahan sekolah yang direvitalisasi merupakan hibah dari kepala sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa. Ia memberikan tantangan kepada para tenaga pendidik untuk meningkatkan prestasi siswa seiring dengan perbaikan fasilitas.
“Bangunannya sudah bagus, tempat belajarnya sudah nyaman. Sekarang tidak ada alasan lagi. Jika sarana sudah lengkap namun prestasi tidak muncul, maka Bapak Bupati tentu akan melakukan evaluasi dan pergeseran kepala sekolah,” tegasnya.
Ia mengapresiasi pola swakelola dalam pengerjaan proyek ini karena memberdayakan masyarakat lokal. Program revitalisasi ini menyasar 36 SD dan 10 SMP yang tersebar di 7 kecamatan, dengan perhatian khusus bagi Kecamatan Lenek.
Ketua Panitia Nur Hidayati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati dan para donatur, khususnya melalui program Classroom Hope. Ia menekankan, perbaikan fasilitas ini merupakan investasi kesejahteraan mental bagi pengajar dan siswa.
Acara diakhiri dengan pengguntingan pita oleh Bupati didampingi Kadis Dikbud sebagai tanda peresmian. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang SD dan SMP, Kepala Puskesmas Kecamatan Lenek, Kanit Binmas/Lantas Polsek setempat, Perwakilan Happy Hearts Indonesia, Camat Lenek, forkopimcam, dan Pengawas. ***
Editor : Najamudin Anaji







