Keterbatasan Anggaran, Bupati Lombok Timur Gandeng Pihak Ketiga Revitalisasi 46 Sekolah

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterbatasan Anggaran, Bupati Lombok Timur Gandeng Pihak Ketiga Revitalisasi 46 Sekolah. (Foto: Lombokini.com/Humas Pemkab Lotim).

Keterbatasan Anggaran, Bupati Lombok Timur Gandeng Pihak Ketiga Revitalisasi 46 Sekolah. (Foto: Lombokini.com/Humas Pemkab Lotim).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur Haerul Warisin meresmikan revitalisasi 46 satuan pendidikan untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP di SD 1 Lenek Duren, Kamis 29 Januari 2026. Ia menegaskan, sinergi dengan pihak ketiga seperti Happy Hearts Indonesia menjadi kunci penting mengatasi keterbatasan anggaran pemerintah.

“Ini bukti pemerintah tidak akan pernah mampu membangun sarana pendidikan sendirian. Jika hanya menunggu APBN dan APBD, sekolah-sekolah tidak akan kunjung terbangun. Sinergi antara pusat, daerah, dan swasta harus tampil bersama,” tegas Haerul Warisin di hadapan para undangan.

Ia menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang lebih baik, salah satunya melalui kehadiran Sekolah Rakyat yang rencananya akan hadir di Kecamatan Jerowaru menyusul Lenek Duren, serta Sekolah Unggul Garuda.

“Pendidikan adalah fondasi utama. Tidak ada gunanya kita membangun jalan atau sarana fisik yang megah jika anak-anak kita tidak memiliki akhlak, moral, dan ilmu,” tambahnya.

Baca Juga :  Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi, Bupati Lepas Ribuan Peserta Be-Rari Half Marathon

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan para kepala sekolah dan tenaga medis untuk bekerja sesuai tugas dan fungsi.

“Saya tidak ingin mendengar ada Puskesmas atau rumah sakit yang lambat melayani hanya karena urusan BPJS. Saya minta masyarakat segera mengurus KTP agar akses layanan kesehatan menjadi jelas dan lancar,” pesannya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) M. Nurul Wathoni mengungkapkan, lahan sekolah yang direvitalisasi merupakan hibah dari kepala sekolah, tokoh masyarakat, dan pemerintah desa. Ia memberikan tantangan kepada para tenaga pendidik untuk meningkatkan prestasi siswa seiring dengan perbaikan fasilitas.

“Bangunannya sudah bagus, tempat belajarnya sudah nyaman. Sekarang tidak ada alasan lagi. Jika sarana sudah lengkap namun prestasi tidak muncul, maka Bapak Bupati tentu akan melakukan evaluasi dan pergeseran kepala sekolah,” tegasnya.

Baca Juga :  Lebih dari 4.000 Paket Daging Kurban Disalurkan Yayasan Cahaya Untuk Negeri ke Pelosok Lombok Timur

Ia mengapresiasi pola swakelola dalam pengerjaan proyek ini karena memberdayakan masyarakat lokal. Program revitalisasi ini menyasar 36 SD dan 10 SMP yang tersebar di 7 kecamatan, dengan perhatian khusus bagi Kecamatan Lenek.

Ketua Panitia Nur Hidayati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati dan para donatur, khususnya melalui program Classroom Hope. Ia menekankan, perbaikan fasilitas ini merupakan investasi kesejahteraan mental bagi pengajar dan siswa.

Acara diakhiri dengan pengguntingan pita oleh Bupati didampingi Kadis Dikbud sebagai tanda peresmian. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang SD dan SMP, Kepala Puskesmas Kecamatan Lenek, Kanit Binmas/Lantas Polsek setempat, Perwakilan Happy Hearts Indonesia, Camat Lenek, forkopimcam, dan Pengawas. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI
Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru