Lembaga Persaudaraan Attawabin, Rumah Qur’an dan TPQ di Lombok Timur Sinergi Membina Generasi Qur’ani

Senin, 27 Januari 2025 - 11:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinergi Lembaga Persaudaraan Attawabin bersama Pengasuh Rumah Qur'an dan TPQ wilayah Lotim. (Foto: Lombokini.com).

Sinergi Lembaga Persaudaraan Attawabin bersama Pengasuh Rumah Qur'an dan TPQ wilayah Lotim. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia yang lain, sebagai perwujudan mempererat ukhuwah islamiah antara Lembaga Persaudaraan Attawabin dan Pengasuh Rumah Quran (RQ dan TPQ) di Gumi Patuh Karya.

Demikian disampaikan Irawan Sakti, bendahara umum persaudaraan attawabin dalam “Sosialisasi Pembinaan Rumah Qur’an-TPQ Lingkup Kabupaten Lombok Timur”, yang digelar di Seco Coffee, di Pusat Pertokoan Pancor, Ahad 26 Januari 2025.

Mantan karyawan Bank Mandiri tersebut juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk empati persaudaraan attawabin pada anak anak usia dini untuk menjadi generasi qu’ani.

“Fenomena yang terjadi saat ini anak anak usia dini yang terkontaminasi oleh gadget di tengah maraknya judi online daripada memperdalam alqu’an dan ilmu agama. Karena itu, mari kita bermuhasabah membentengi generasi kita kedepan dengan memperdalam Qur’an dan ilmu agama,” kata Iwan yang owner Seco Caffee .

Dia juga berharap kegiatan tersebut tetap berkelanjutan sebagai ajang sarana silaturahmi antara lembaga ‘Persaudaraan Attawabin’ dan para pengasuh Rumah Qu’ran (RQ/TPQ) di Kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga :  Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum

Ketua lembaga ‘Persaudaraan Attawabin’ Ustaz Husen Abdullah, pada kesempatan itu membeberkan terbentuknya Persaudaraan Attawabin berawal dari pertemuan dengan sejumlah pengurus di Seco Coffe.

“Karena kami memiliki persepsi dan pandangan yang sama sehingga terbentuklah lembaga berbasis sosial dan dakwah yang berfokus dan berorientasi pada da’wah para mantan Narapidana, dan para pemuda pemuda pengangguran yang kerap menggelar maksiat seperti minuman keras, judi dan berbagai perbuatan maksiat lainnya agar kembali ke jalan Allah SWT”, kaya Ustadz Husen Abdullah.

Lebih jauh disampaikan, Attawabin bermakna orang orang yang bertaubat. Setiap muslim menurutnya memiliki tanggungjawab moral untuk mengajak ke arah kebajikan.

Terlebih lagi, kata dia ratusan warga binaan di Lapas Selong butuh siraman rahoni, paling tidak para napi memiliki pegangan untuk kembali ke jalan yang diridhai Allah SWT selepas mereka menghirup udara bebas dan kembali berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Menurut Ustaz Husen, ada dua kajian rutinitas da’wah di Lapas Selong yakni kajian umum yang diisi sekali dalam satu bulan untuk seluruh warga binaan guna menanamkan keyakinan dan nilai nilai keagamaan. Sedangkan kajian khusus yang digelar seminggu sekali di Lapas kelas II Selong setiap Jumat Sore seperti hafalan one day one juz, tadabbur quran, tartil quran, dan kajian keagamaan lainnya.

Dijelaskan Pengasuh Pondok Pesantren Darussyifa, Tirtanadi Labuhan Haji, anggota persaudaraan attawabin terdiri dari berbagai latar belakang diantaranya: Pengasuh Pondok Pesantren, mantan karyawan bank, jurnalis, pengusaha dan sejumlah karyawan swasta.

Adapun tujuan kegiatan itu sambung nya semata mata untuk mempererat silaturahmi Persaudaraan Attawabin sekaligus membangun sinergi dengan para pengasuh, Rumah Qu’ran dan TPQ di Bumi Patuh Karya.

“Kita berharap, khususnya para Pengasuh Rumah Qur’an/TPQ untuk tetap istiqomah menegakkan agama Allah dalam merekrut kader kader kita dimulai dari sejak dini agar kelak mereka menjadi penerus generasi Qur’ani,” tandasnya.***

Berita Terkait

BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD
Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:47 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:36 WITA

Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:09 WITA

Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:26 WITA

Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:45 WITA

APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:56 WITA

Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:25 WITA

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:07 WITA

Soroti Relawan Minim Kompetensi, APJI Minta Nanik S. Deyang Perbaiki Juknis MBG

Berita Terbaru

Kapolda NTB dan Kajati NTB beserta jajaran berfoto bersama usai pertemuan di Kantor Kejati NTB, Selasa 14 Juli 2026. Keduanya sepakat memperkuat sinergi penegakan hukum profesional dan berintegritas. (Foto: Lombokini.com/Asman).

Hukrim

Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:25 WITA