Pilkada Lombok Timur, Momen Adu Gagasan atau Isi Tas?

Selasa, 14 Mei 2024 - 10:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deni Umar Dani. (foto:www.lombokini.com)

Deni Umar Dani. (foto:www.lombokini.com)

LOMBOKINI.com Sebentar lagi, Lombok Timur akan melangsungkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Sejumlah figur bermunculan, masing-masing menawarkan visi dan misi mereka untuk lima tahun ke depan.

Namun, kekhawatiran muncul di tengah masyarakat. Figur sebagai bakal calon hanya fokus pada memenangkan suara tanpa memikirkan gagasan besar untuk pembangunan daerah.

Masing-masing bakal calon Bupati dan Wakil Bupati menawarkan sejumlah program, seperti peningkatan keamanan, kenyamanan, dan keharmonisan.

Mereka juga berjanji untuk membawa Lombok Timur menuju kemajuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, tawaran-tawaran tersebut kurang spesifik dan kurang menyentuh, ide-ide besar yang dibutuhkan untuk pembangunan jangka panjang.

Salah satu pendekatan yang kita harapkan adalah pembangunan berbasis riset. Ini bukan hanya sekadar jargon, tetapi langkah konkret untuk mengidentifikasi dan mengembangkan potensi daerah secara ilmiah.

Program riset dapat mengungkap potensi-potensi yang dapat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah' dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Pembangunan berbasis riset memiliki berbagai keuntungan. Dengan riset yang mendalam, potensi daerah di sektor-sektor seperti pariwisata, pertanian, dan industri kreatif bisa lebih maksimal dimanfaatkan.

Identifikasi potensi yang dilakukan melalui riset memungkinkan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk mengambil langkah yang lebih tepat dalam memanfaatkan sumber daya yang ada.

Lebih dari itu, riset harus dilakukan secara ilmiah, memenuhi kriteria tertentu agar hasilnya dapat diverifikasi secara saintifik. Hal ini memerlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga riset, perguruan tinggi, dan sektor swasta.

Kolaborasi ini kita harapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Sejauh ini, gagasan-gagasan besar untuk membangun Lombok Timur belum terlihat dari para bakal calon. Beberapa pihak calon hanya beradu isi tas, bukan gagasan pembangunan. Dikhawatirkan akan berdampak buruk pada masa depan Lombok Timur.

Baca Juga :  MBG 'Big Push' Bagi Sektor Pendidikan  

Jika hal ini terus berlanjut, masa depan Lombok Timur lima tahun ke depan bisa terancam.

Program-program seperti pembangunan dan pendidikan sebenarnya bisa berjalan tanpa bupati dan wakil bupati, karena sudah ada pos – pos anggarannya dari pusat.

Tidak usah aja ada Bupati, Sekda saja cukup bisa membangun dan mengurus pendidikan.

Melalui kesempatan ini, diharapkan para calon kepala daerah bisa menawarkan gagasan pembangunan berbasis riset. Hasil riset ini kemudian bisa dilanjutkan dan diterapkan untuk mengembangkan Lombok Timur.

Ide besar untuk masa depan Lombok Timur adalah yang paling dibutuhkan, sesuatu yang hilang selama ini dan membuat pembangunan daerah menjadi tidak terarah.

Penulis adalah Deni Umar Dani, Tokoh Milenial Sembalun Lombok Timur.

Berita Terkait

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 
ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur
Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 
MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  
Percepatan Swasembada Pangan: Inpres Prabowo Subianto 
Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur
Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 
Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:29 WITA

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:33 WITA

Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:16 WITA

Jurnalis Warga dan Konten Kreator Kampanyekan Irigasi Tetes untuk Lahan Kering

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WITA

Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:26 WITA

Gubernur NTB Serukan Solidaritas dan Pelestarian Lingkungan pada Peringatan Isra’ Mi’raj

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:06 WITA

Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Tiga Bulan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Khazanah

TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:45 WITA