LOMBOKINI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mendistribusikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hari ini, Senin (13/7), setelah jeda pelaksanaan selama masa libur sekolah. BGN memanfaatkan masa jeda tersebut untuk menata dan membenahi berbagai aspek guna meningkatkan kualitas program.
Jajaran BGN dari empat deputi langsung turun ke lapangan meninjau pelaksanaan MBG di sejumlah sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta. Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan, serta Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama memantau langsung proses distribusi hari ini.
Wakil Kepala BGN, Arumsari, menyatakan bahwa kunjungan ini bertujuan memantau pelaksanaan program, memastikan makanan tiba tepat waktu, dan melihat secara langsung kualitas pelayanan kepada penerima manfaat.
“Kami ingin memastikan distribusi MBG kembali berjalan baik setelah masa penyesuaian. Berbagai pembenahan yang kami lakukan diharapkan meningkatkan kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan optimal oleh seluruh penerima,” ujar Arumsari.
BGN melakukan peninjauan di 22 titik yang tersebar di wilayah Jakarta, meliputi TK Trisula Perwari, SDN Paseban 09, SMP Trisula Perwari 2, SMP 88 Jakarta, SD 03 Lubang Buaya, SD 11 Jakarta, SMP 227 Jakarta, SMP Gita Kirtti 2, SDN Cideng 2, serta sejumlah SPPG seperti SPPG Gambir Duri Pulo, SPPG Cinere Gandul, SPPG Jakarta Pusat Kemayoran Sumur Batu, SPPG Jakarta Barat Kembangan Meruya Selatan 1, SPPG Mojopahit Petojo Selatan Gambir, SPPG Jakbar Palmerah Palmerah II, SPPG Cipayung Setu 3, SPPG Pejaten Barat 5, SPPG Palmerah 3, SPPG Tanjung Priuk Sunter Jaya 1, SPPG Kayu Putih 2, dan SPPG Bukit Duri Jakarta Selatan.
Selain memantau, BGN juga menyerap masukan langsung dari para pelaksana di lapangan, mulai dari pengelola SPPG hingga pihak sekolah. Menurut Arumsari, masukan tersebut menjadi bahan penting untuk menyempurnakan pelaksanaan program ke depan.
“Melalui kunjungan ini, kami mencatat sejumlah hal yang perlu terus kami sempurnakan, baik dari sisi operasional, ketepatan waktu distribusi, koordinasi antarpihak, maupun kualitas layanan di lapangan. Seluruh masukan dan hasil pemantauan hari ini akan kami jadikan bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan agar pelaksanaan MBG semakin efektif, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik kepada penerima manfaat,” kata Arumsari.
Selama masa penyesuaian, BGN telah melakukan berbagai langkah perbaikan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan MBG. Pembenahan mencakup penguatan tata kelola dan penyempurnaan aspek operasional agar pelaksanaan program semakin optimal.
BGN menegaskan bahwa seluruh upaya pembenahan merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan MBG sekaligus memastikan setiap penerima manfaat memperoleh makanan bergizi yang aman, berkualitas, dan sesuai standar yang ditetapkan. ***
Penulis : Tamrin
Editor : Najamudin Anaji







