LOMBOKINI.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur resmi membuka Training Center (TC) tahap kedua bagi kafilah yang akan berlaga di Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini berlangsung di Tetebatu selama enam hari, mulai 20 hingga 25 Mei 2026.
Wakil Bupati Lombok Timur, Moh. Edwin Hadiwijaya, membuka langsung pemusatan latihan tersebut pada Rabu 20 Mei 2026. Dalam arahannya, Edwin menekankan pentingnya kesiapan matang, baik dari aspek teknis perlombaan maupun faktor penunjang lainnya. Ia meminta Ketua Harian Kafilah menunjuk petugas khusus untuk mengawal faktor non-teknis peserta.
“Pak Ketua Harian juga perlu menunjuk salah seorang pengurus untuk mencermati hal-hal di luar teknis yang akan mempengaruhi peserta kita,” ujar Edwin saat memberi sambutan.
Menurut Edwin, detail kecil di luar arena lomba kerap luput dari pengawasan, padahal berdampak besar terhadap performa peserta.
“Kadang itu luput dari kita. Kita fokus pada apa yang akan dinilai juri, tetapi hal-hal non-teknisnya tidak ada,” tambahnya.
Pihaknya meminta langkah antisipasi ini dipersiapkan lebih awal demi menjamin kenyamanan seluruh kafilah dan pelatih selama berkompetisi di Kabupaten Lombok Tengah selaku tuan rumah MTQ XXXI mendatang.
Pemerintah daerah bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Lombok Timur sepakat memasang target tinggi pada ajang kali ini, yakni menembus tiga besar.
Target ini dinilai realistis karena kualitas kafilah menunjukkan tren positif sejak TC tahap pertama, ditambah keterlibatan tim pengajar dari juri tingkat provinsi.
Optimisme tersebut berdasarkan evaluasi capaian sebelumnya. Pada MTQ tingkat provinsi lalu, Lombok Timur hanya berada di peringkat ketujuh. Namun, performa daerah ini melesat ke posisi tiga besar pada Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tahun lalu.
Edwin meyakini, dengan komitmen dan evaluasi total terhadap pola pembinaan masa lalu, Lombok Timur mampu berbicara banyak di tingkat provinsi.
“Insyaallah, dari sisi teknis, juri-juri tingkat provinsi dan bimbingan pelatih, kita mampu. Hal yang dulu-dulu, ya kita memang belum sungguh-sungguh persiapan. Alhamdulillah, kita sudah bisa berubah,” jelas Wabup.
Pada perhelatan MTQ XXXI NTB 2026 ini, Kabupaten Lombok Timur akan mengirimkan 54 orang peserta. Untuk mengawal performa para kafilah di arena lomba, mereka didampingi 18 orang pelatih dan sejumlah ofisial pendukung.
Melalui sisa waktu TC ini, panitia berharap kemampuan dan keterampilan peserta semakin terasah demi membawa pulang hasil maksimal. ***
Penulis : Paozan Azima







