NTB Kirim 24.974 Sapi Kurban ke Jabodetabek, Perputaran Uang Tembus Rp 500 M

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhamad Riadi. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Muhamad Riadi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengirimkan 24.974 ekor sapi kurban ke wilayah Jabodetabek hingga akhir April 2026. Pengiriman ini memenuhi kebutuhan daging kurban saat perayaan Iduladha 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) NTB, Muhamad Riadi, mengatur distribusi secara ketat. Pihaknya mengatur jadwal keberangkatan truk pengangkut sapi dari Pulau Sumbawa hingga proses bongkar muat di Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat.

Langkah ini, kata dia, mencegah penumpukan kendaraan dan kematian hewan ternak saat antre menunggu kapal. Pada musim Iduladha 2025, pengiriman yang tidak terkendali menyebabkan banyak sapi kurban mati.

Sejumlah truk mengangkut muatan melebihi kapasitas dan menunggu berhari-hari di area pelabuhan.

“Tahun ini tidak ada kematian ternak karena sejak jauh hari satgas bekerja sangat efektif. Kami tidak mengizinkan truk berkapasitas 25 ekor mengangkut 30 ekor,” kata Riadi, Kamis 21 Mei 2026.

Baca Juga :  Abul Chair Dorong ASN NTB Bertransformasi Jadi Agen Perubahan

Selain Jabodetabek, NTB juga mendistribusikan ribuan sapi kurban ke daerah lain: Kalimantan Selatan 2.204 ekor, Banten 300 ekor, Jawa Tengah 25 ekor, Kalimantan Tengah 61 ekor, Kalimantan Timur 37 ekor, Lampung 32 ekor, Bangka Belitung 60 ekor, dan Aceh 56 ekor.

Truk pengangkut sapi kurban mengantre menunggu kapal penyeberangan di Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, pada 14 April 2026.
Truk pengangkut sapi kurban mengantre menunggu kapal penyeberangan di Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, pada 14 April 2026.

Riadi menyebut, NTB mengirimkan total 27.449 ekor sapi kurban untuk kebutuhan Iduladha pada periode Maret-April 2026. Jabodetabek tetap menjadi pasar terbesar bagi sapi asal NTB. Sepanjang Januari hingga April 2026, total sapi pedaging yang keluar dari NTB mencapai 32.226 ekor.

“Pasar yang perlu kami garap ke depan tidak hanya terkonsentrasi di Jabodetabek, tetapi juga Kalimantan Selatan. Pada 2026, NTB memenuhi permintaan 2.204 ekor dari Kalimantan Selatan untuk kebutuhan hewan kurban,” ujarnya.

Baca Juga :  NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Riadi menambahkan, perputaran ekonomi dari pengeluaran ternak kurban di NTB menembus Rp 500 miliar. Perkalian antara pengiriman 24.000 ekor sapi dengan rata-rata harga jual Rp 20 juta per ekor khusus di kawasan Jabodetabek menghasilkan nilai tersebut. Angka itu belum termasuk biaya tangkap sapi Rp 250 ribu per ekor.

Di sisi lain, pemerintah daerah memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban untuk mencegah penyebaran penyakit menular dan zoonosis. Disnakkeswan NTB bekerja sama dengan dinas terkait di kabupaten/kota guna memastikan seluruh hewan yang dikirim dalam kondisi sehat.

Riadi menekankan pentingnya pengawasan lalu lintas ternak serta mitigasi risiko di sepanjang rantai distribusi. Satuan Tugas Percepatan Pelayanan Lalu Lintas Hewan Kurban melakukan pemeriksaan fisik dan pengambilan sampel darah untuk uji laboratorium. Langkah ini menjamin kelayakan hewan sebelum didistribusikan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemprov NTB Gelar Rakor Percepatan MBG, Targetkan 30 Persen Pangan Lokal
DPRD NTB Sahkan Raperda Pajak Daerah, Targetkan Tambahan Rp 160 Miliar
TPID NTB Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha
Dishub NTB Serahkan Sertifikat Keselamatan ke Perusahaan Angkutan Umum
Abul Chair Dorong ASN NTB Bertransformasi Jadi Agen Perubahan
Pemprov NTB Bangun Rusun Bersubsidi untuk Lindungi Lahan Pertanian
Pemprov NTB Reformasi Pendidikan, Sinkronkan Data hingga Program Magang Jepang
Imigrasi Malaysia Deportasi 10 PMI Ilegal Asal NTB, Disnakertrans: Ada yang Kabur dari Tempat Kerja

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:55 WITA

Polda NTB Gelar Rakernis Hukum, Kanwil Kemenkum Soroti Peluang dan Tantangan KUHP dan KUHAP Baru

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:31 WITA

Ketua PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Penyelewengan Anggaran Darah Rp 150 Juta

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:12 WITA

TNI Bersenjata Lengkap Kawal Unjuk Rasa Anti Korupsi di Kejari Lombok Timur

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:19 WITA

Ali BD Kritik Pemborgolan Abah Uhel: Perkaranya Utang Biasa, Bukan Korupsi

Rabu, 22 April 2026 - 09:51 WITA

Warga Aikmel Timur Hajar Pencuri Motor, Polisi Tembak Gas Air Mata

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Senin, 9 Maret 2026 - 15:57 WITA

Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:43 WITA

Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau

Berita Terbaru