LOMBOKINI.com – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menemukan sejumlah ketidaksesuaian spesifikasi pada pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Ia langsung memerintahkan kontraktor pelaksana untuk melakukan perbaikan.
“Tentu ada beberapa pekerjaan yang menurut pandangan saya belum baik. Saya sudah minta kepada kontraktor untuk melakukan perbaikan,” ungkap Trenggono usai meninjau lokasi, Jumat 27 Februari 2026.
Proyek senilai Rp23 miliar itu saat ini tengah dikerjakan oleh kontraktor tertentu. Trenggono menegaskan, perbaikan harus segera dilakukan agar bangunan dapat segera difungsikan.
“Untuk segera dikerjakan perbaikan, supaya implementasinya nanti bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.
Secara nasional, Menteri Trenggono menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah membangun 100 unit KNMP di berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 bangunan telah rampung, sementara sisanya masih dalam tahap penyelesaian. Ia menargetkan seluruh pembangunan tahap pertama ini tuntas pada Juli 2026.
“Untuk tahap pertama ini 100 titik, 65 yang sudah jadi bangunannya, ada juga tahap finishing. Juli tahun 2026 ini kita targetkan selesai untuk 100 titik ini,” kata Trenggono.
Terkait operasional KNMP di Lombok Timur, Menteri Trenggono belum dapat memastikan kapan akan dimulai. Pasalnya, bangunan tersebut masih memerlukan perbaikan terlebih dahulu.
“Untuk di sini (KNMP Ekas Buana) perlu dilakukan perbaikan dulu,” ucapnya.
Setelah semua bangunan dinyatakan rampung, KKP berencana memberikan pelatihan bagi para pengelola koperasi. Program tersebut akan dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Koperasi.
“Nanti kalau sudah rampung baru kita lakukan pembinaan terhadap pengelolanya. Kita sudah ada kerja sama dengan Kementerian Koperasi,” pungkasnya. ***
Penulis : Muhammad Asman
Editor : Najamudin Anaji







