Warga Desa Gelora Protes Infrastruktur Listrik: Suara Azan Masjid Tak Jelas akibat Daya ‘Tak Muat’

Senin, 19 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Raudhatul Falihin Dusun Telaga Daya Desa Gelora kecamatan Sikur Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Masjid Raudhatul Falihin Dusun Telaga Daya Desa Gelora kecamatan Sikur Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com – Warga Dusun Telaga Daya, Desa Gelora, Kecamatan Sikur, memprotes infrastruktur listrik yang tidak memadai. Kondisi ini menyebabkan pengeras suara Masjid Raudhatul Falihin tidak berfungsi optimal dan sering membuat suara azan terdengar tidak jelas atau terdistorsi.

“Suaranya tidak jelas saat azan karena listriknya tidak muat,” keluh Junaidi, seorang warga, kepada Lombokini.com, Ahad 18 Januari 2026.

Para pemuda dan jamaah masjid menyayangkan kondisi yang telah berlangsung lama ini. Mereka menyebut tidak adanya tiang listrik PLN yang layak sebagai akar masalah.

Junaidi menerangkan, jaringan di dusun mereka hanya mengandalkan satu kabel yang menyambung dari daerah Dasan Tinggi.

Baca Juga :  Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

Warga lainnya, Edi, memaparkan solusi darurat yang mereka terpaksa lakukan. “Karena tidak ada tiang listrik, kami memakai pohon atau bambu sebagai penopang kabel,” ujarnya.

Praktik ini memperlihatkan kerapuhan infrastruktur kelistrikan yang menopang aktivitas rumah ibadah tersebut.

Secara teknis, hanya satu kabel berkapasitas kecil yang menyalurkan daya ke masjid sekaligus melayani seluruh warga Dusun Telaga Daya.

Padahal, tambah dia, beban listrik untuk pengeras suara dan perangkat lain terbilang besar. Ketidakseimbangan ini memicu penurunan tegangan (voltage drop) secara konsisten.

Masyarakat mengaku telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada Kepala Dusun (Kadus) dan perangkat Desa Gelora. Namun, pengaduan mereka belum menemui titik terang. Seorang warga mendesak pihak terkait untuk segera bertindak.

Baca Juga :  Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

“Ajukan proposal bantuan ke pemerintah atasannya agar kami segera terbantu,” desaknya.

Kini, harapan seluruh warga tertuju pada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan PLN setempat. Mereka mendesak pemasangan tiang listrik baru yang dilengkapi kabel berkapasitas besar agar dapat menyalurkan daya listrik secara stabil dan normal.

“Saya berharap pemasangan infrastruktur yang layak dapat mengembalikan fungsi masjid kami secara normal,” tutup Junaidi mengungkapkan harapannya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hultah ke-91 NWDI: TGB Tekankan Binaul Insan dan Warisan Maulana Syaikh
Puluhan Ribu Jamaah Banjiri Pancor, Ikuti Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Maulana Syaikh
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:24 WITA

Hultah ke-91 NWDI: TGB Tekankan Binaul Insan dan Warisan Maulana Syaikh

Minggu, 13 September 2026 - 14:13 WITA

Puluhan Ribu Jamaah Banjiri Pancor, Ikuti Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Maulana Syaikh

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru