Ombudsman NTB Temukan Maladministrasi di RSUD Soedjono Selong

Senin, 9 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Ombudsman NTB Dwi Sudarsono. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Ombudsman NTB Dwi Sudarsono. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Muhamad Ali, orang tua pasien, melaporkan pelayanan buruk RSUD dr. R Soedjono Selong kepada Ombudsman RI Perwakilan NTB setelah kasusnya viral di media sosial.

Sebelumnya, Ali mengirimkan surat protes terbuka kepada Bupati Lombok Timur, Direktur RSUD, dokter penanganan pasien, DPRD, Dinas Kesehatan, dan Ombudsman NTB.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan NTB Dwi Sudarsono memastikan adanya indikasi maladministrasi dalam penanganan pasien di RSUD dr. Soedjono Selong.

Baca Juga :  ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

“Terdapat bukti bahwa oknum dokter melakukan pelanggaran prosedur,” tegasnya dalam keterangan resmi, Senin 9 Juni 2025.

Dwi menegaskan kewajiban RSUD untuk merujuk pasien ke RSUD Provinsi jika tidak mampu menangani. “RSUD harus merujuk pasien, bukan memberikan pelayanan di bawah standar,” tegasnya.

Karena itu, ia mendesak Dinas Kesehatan Lombok Timur segera menindaklanjuti laporan ini.

Ombudsman NTB berkomitmen mengawal penyelesaian kasus ini. “Kami akan mendorong reformasi menyeluruh di RSUD Soedjono,” tegas Dwi.

Baca Juga :  Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu

Terpisah, Muhamad Ali mengungkapkan praktik tidak pantas di RSUD. “Banyak dokter spesialis menyalahgunakan fasilitas rumah sakit pemerintah, termasuk kendaraan dinas, untuk praktik di tempat lain,” paparnya.

Meski secara pribadi ia telah memaafkan perlakuan terhadap putranya, Ali tetap mendesak perbaikan sistem pelayanan kesehatan.

“Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik,” tegas Ali. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:33 WITA

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:01 WITA

Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA