Wabup Lotim Paparkan Langkah Konkret Tanggapi Aspirasi DPRD dalam Rapat Paripurna

Kamis, 25 September 2025 - 18:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Lotim Paparkan Langkah Konkret Tanggapi Aspirasi DPRD dalam Rapat Paripurna. (Foto: lombokini.com).

Wabup Lotim Paparkan Langkah Konkret Tanggapi Aspirasi DPRD dalam Rapat Paripurna. (Foto: lombokini.com).

LOMBOKINI.comWakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menghadiri Rapat Paripurna DPRD pada Kamis, 25 September 2025. Dalam rapat yang membahas perubahan APBD 2025 tersebut, beliau secara aktif menjawab berbagai pandangan dari seluruh fraksi.

Secara khusus, menanggapi usulan Fraksi PAN, Wabup menyatakan kesiapan pemerintah untuk mengalihkan belanja rutin ke belanja modal secara bertahap. Alokasi belanja rutin senilai Rp 2,660 triliun itu saat ini mencakup berbagai kebutuhan operasional, seperti gaji ASN dan dana BOS.

Baca Juga :  Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Selanjutnya, terkait isu BPJS Kesehatan, Wabup memaparkan empat langkah konkret. Pertama, pemerintah sedang mereaktivasi lebih dari 127 ribu kepesertaan BPJS PBI. Kedua, Pemda telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 83,5 miliar. Selain itu, masyarakat miskin ekstrem yang dirawat dapat mengaktifkan BPJS secara cepat di MPP. Terakhir, kuota PBI daerah juga ditambah secara bertahap.

Menyangkut permintaan perbaikan jembatan Teko-Apitaik dari Fraksi Nasdem, Wabup mengatakan bahwa pemerintah telah mengajukan permohonan dana hibah. Sebagai langkah antisipasi, jika dana tidak turun tahun ini, pembangunan akan dialokasikan dalam APBD 2026. Sementara menunggu, pemerintah akan segera membangun jembatan darurat.

Baca Juga :  TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa

Di sisi lain, untuk meningkatkan PAD, pemerintah sedang mengkaji ulang peraturan daerah. Sementara itu, guna mengatasi penggunaan LPG bersubsidi, Satpol PP akan mengawasi Dapur MBG.

Sebagai penutup, Wabup memastikan komitmennya untuk meningkatkan kinerja Inspektorat Daerah. Seluruh jawaban ini diharapkan dapat menjadi dasar pembahasan lebih lanjut di tingkat teknis. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Pilkada 2029, Generasi Muda Ditunggu, Elite Lama Diminta Legowo
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:40 WITA

Prabowo Lantik Enam Pejabat, dari Aktivis Buruh hingga Penasihat Khusus

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:07 WITA

Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:50 WITA

Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:15 WITA

Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:45 WITA

Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo di Istana: ‘Jadi Presiden Itu Berat’

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:22 WITA

Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Jelang Lebaran

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:33 WITA

Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:30 WITA

Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Ditingkatkan Jadi Tiga Bulan

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA