Wabup Lombok Timur Buka Sosialisasi PKB-BBNKB di Sikur, Kejar Validasi Data Pajak

Senin, 4 Agustus 2025 - 14:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Lombok Timur Edwin Hadiwijaya Buka Sosialisasi PKB-BBNKB di Sikur, Kejar Validasi Data Pajak. (Foto: Lombokini.com/Pemkab Lotim).

Wabup Lombok Timur Edwin Hadiwijaya Buka Sosialisasi PKB-BBNKB di Sikur, Kejar Validasi Data Pajak. (Foto: Lombokini.com/Pemkab Lotim).

LOMBOKINI.com Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya secara resmi membuka Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Opsen PKB-BBNKB di Aula Kantor Camat Sikur, Senin 4 Agustus 2025.

Sosialisasi itu juga mengangkat Perda Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah serta menegaskan komitmen pemda meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wabup Edwin menekankan pemahaman masyarakat sebagai kunci optimalisasi PAD. “PAD yang terkumpul akan kembali kami alokasikan untuk pembangunan dan pelayanan publik di Sikur,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Ia menyoroti masalah serius data perpajakan, di mana lebih dari 400 ribu objek pajak di Lotim masih banyak belum tervalidasi.

Untuk mengatasi hal ini, pemda akan mengintegrasikan data PBB-P2 dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Edwin juga mendesak desa berperan aktif.

“Desa harus memberikan data akurat dan mutakhir karena mereka sumber paling valid. Sinergi ini vital agar basis data sesuai kondisi aktual,” tegasnya.

Baca Juga :  Produksi Beras di Lombok Timur Turun 5,18 Persen

Camat Sikur Saharuddin menyambut positif kehadiran tim opjar, namun mengakui kendala sinkronisasi data. “Banyak kasus data ganda atau wajib pajak merasa sudah membayar tetapi tercatat menunggak,” ungkapnya.

Kegiatan yang dihadiri Kepala Bapenda, Kepala Dinas PMD, Kepala Samsat Selong, serta seluruh kades se-Kecamatan Sikur ini menjadi bagian strategi pemda meningkatkan kepatuhan pajak.

Pemanfaatan teknologi, penyesuaian regulasi, dan sinergi lintas sektor menjadi langkah utama menuju sistem perpajakan akuntabel. ***

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG
Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA