TSBD Belanting Tanam Pohon di Bantaran Sungai untuk Cegah Banjir Bandang

Sabtu, 10 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TSBD Belanting Tanam Pohon di Bantaran Sungai untuk Cegah Banjir Bandang. (Foto: Lombokini.com).

TSBD Belanting Tanam Pohon di Bantaran Sungai untuk Cegah Banjir Bandang. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) Belanting mengambil langkah konkret mencegah banjir bandang dengan menanam pohon secara massal di sepanjang bantaran Sungai Sambelia, Sabtu 10 Januari 2026.

Aksi penghijauan ini merupakan bagian dari strategi mitigasi bencana struktural untuk memperkuat daya serap tanah dan menahan laju air.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Sambelia, Pemerintah Desa Belanting, Mahasiswa KKN Universitas Mataram (Unram), dan Anggota Pramuka.

Baca Juga :  Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Ketua TSBD Belanting, Jaya Ikhlas, menegaskan fokus timnya pada tindakan preventif. “Kita tahu Belanting adalah salah satu titik rawan, jadi kita harus jemput bola sebelum bencana datang. Ini upaya nyata kami memitigasi banjir,” ujar Jaya.

Baca Juga :  Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Camat Sambelia, Muh. Anwar Ikroman, mengapresiasi inisiatif pemuda desa tersebut. “Ini bentuk nyata kepedulian generasi muda menjaga keseimbangan alam. Kami harap desa lain dapat mencontoh Belanting,” ujarnya.

TSBD Belanting berkomitmen memantau pertumbuhan pohon dan mengajak warga bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sungai untuk meminimalisir risiko banjir bandang di masa depan. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang
Gema Alam NTB dan WRI Indonesia Libatkan Perempuan Desa Awasi Kawasan Hijau
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan
KPPI dan FITRA NTB Desak DPRD Lotim Kawal Darurat Air-Sampah di Pesisir Selatan
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 September 2026 - 20:20 WITA

Gema Alam NTB dan WRI Indonesia Libatkan Perempuan Desa Awasi Kawasan Hijau

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:25 WITA

Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Berita Terbaru

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA