TSBD Belanting Tanam Pohon di Bantaran Sungai untuk Cegah Banjir Bandang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TSBD Belanting Tanam Pohon di Bantaran Sungai untuk Cegah Banjir Bandang. (Foto: Lombokini.com).

TSBD Belanting Tanam Pohon di Bantaran Sungai untuk Cegah Banjir Bandang. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) Belanting mengambil langkah konkret mencegah banjir bandang dengan menanam pohon secara massal di sepanjang bantaran Sungai Sambelia, Sabtu 10 Januari 2026.

Aksi penghijauan ini merupakan bagian dari strategi mitigasi bencana struktural untuk memperkuat daya serap tanah dan menahan laju air.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kecamatan Sambelia, Pemerintah Desa Belanting, Mahasiswa KKN Universitas Mataram (Unram), dan Anggota Pramuka.

Baca Juga :  NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Ketua TSBD Belanting, Jaya Ikhlas, menegaskan fokus timnya pada tindakan preventif. “Kita tahu Belanting adalah salah satu titik rawan, jadi kita harus jemput bola sebelum bencana datang. Ini upaya nyata kami memitigasi banjir,” ujar Jaya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Camat Sambelia, Muh. Anwar Ikroman, mengapresiasi inisiatif pemuda desa tersebut. “Ini bentuk nyata kepedulian generasi muda menjaga keseimbangan alam. Kami harap desa lain dapat mencontoh Belanting,” ujarnya.

TSBD Belanting berkomitmen memantau pertumbuhan pohon dan mengajak warga bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sungai untuk meminimalisir risiko banjir bandang di masa depan. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau
NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga dan Konten Kreator Kampanyekan Irigasi Tetes untuk Lahan Kering
Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani
Gubernur NTB Serukan Solidaritas dan Pelestarian Lingkungan pada Peringatan Isra’ Mi’raj
Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Tiga Bulan, Ini Alasannya
Dari Muara Sampah Jadi Primadona Wisata, Bale Mangrove Kini Hadapi Ujian Tata Kelola

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:57 WITA

Percepatan Swasembada Pangan: Inpres Prabowo Subianto 

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Berita Terbaru

Sepana terbakar. View dari bawah bukit, Sembalun.

Peristiwa

Api Lahap Bukit Sempana Saat Puluhan Pendaki Berkemah

Selasa, 9 Jun 2026 - 23:51 WITA