Tim Adiwiyata Verifikasi SDN 3 Batu Putik untuk Wujudkan Pendidikan SA-SQ Terpadu

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Adiwiyata Verifikasi SDN 3 Batu Putik untuk Wujudkan Pendidikan SA-SQ Terpadu. (Foto: Lombokini.com).

Tim Adiwiyata Verifikasi SDN 3 Batu Putik untuk Wujudkan Pendidikan SA-SQ Terpadu. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Tim penilai Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Lombok Timur yang dipimpin oleh Prof. Dr. Khirjan Nahdi, M.Hum, melakukan verifikasi faktual di SDN 3 Batu Putik, Kecamatan Keruak, pada Jumat 19 Desember 2025. Kunjungan ini menandai langkah awal sekolah dalam merintis program Sekolah Adiwiyata.

SDN 3 Batu Putik sebelumnya telah meluncurkan program Sekolah Qur’an (SQ) usai Bupati Lombok Timur meresmikannya pada 14 Juni 2025. Kini, sekolah tersebut berupaya menggabungkan kedua pendekatan itu ke dalam satu model pendidikan terpadu.

Kepala SDN 3 Batu Putik, H. Lalu Muh. Nursalim, menjelaskan bahwa konsep SA-SQ bertujuan membimbing peserta didik agar selamat dunia dan akhirat. Ia menekankan konsep ini berdasar pada prinsip “Iman, Ilmu, Amal” sebagai fondasi pendidikan Islam.

Baca Juga :  Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

“Pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada ilmu duniawi, tetapi juga harus mencakup ilmu agama dan akhlak,” ujarnya. Dengan cara itu, sekolah mengharapkan peserta didik meraih kesuksesan di dunia sekaligus di akhirat.

Sekolah Adiwiyata berfokus pada pendidikan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan untuk menciptakan generasi yang peduli lingkungan. Sementara itu, Sekolah Qur’an menitikberatkan pendidikan agama dan spiritual guna membentuk generasi yang beriman dan berakhlak mulia. Kedua program ini saling melengkapi dan diharapkan dapat menciptakan sistem pendidikan yang holistik.

Baca Juga :  IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Nursalim menambahkan bahwa pendekatan pendidikan berbasis Al-Quran di SDN 3 Batu Putik telah menciptakan suasana sekolah yang lebih kondusif dan ramah anak. “Pendidikan dengan cahaya hati Al-Quran ini terbukti menurunkan laporan kasus perkelahian antar siswa,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan berkualitas bukan monopoli sekolah-sekolah di kota. “Komitmen dan partisipasi semua pihak dapat menumbuhkan pendidikan berkualitas dari desa,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

990 Santri Syaikh Zainuddin NW Anjani Ikuti Wisuda Ala Perguruan Tinggi
Universitas Hamzanwadi Lepas 19 Mahasiswa Pariwisata Magang ke Jepang
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
IAI Al-Manan NU Lombok Timur Jalin MoU dengan ASTEEC, Bahas Peran AI dan Penguatan Karir
Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026
Himmah Teknik Gelar RAWIT 2026, Luncurkan Website dan Bedah Buku
Usut Korupsi DAK 2023, Jaksa Panggil Mantan Kadisbud NTB

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA