Potensi Retribusi Sampah Dapur MBG di Lombok Timur Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Selasa, 9 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu sektor potensial yang belum tergarap optimal adalah retribusi penanganan sampah dan limbah dari operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satu sektor potensial yang belum tergarap optimal adalah retribusi penanganan sampah dan limbah dari operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

LOMBOKINI.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dinilai perlu lebih jeli dalam menangkap peluang inovasi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Salah satu sektor potensial yang belum tergarap optimal adalah retribusi penanganan sampah dan limbah dari operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mantan Ketua DPRD Lombok Timur yang juga Ketua Dewan Pembina Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas NTB, H.D. Paelori, mengungkapkan bahwa kehadiran lebih dari 200 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG di Lotim saat ini menghadapi kendala serius terkait pengelolaan limbah domestik.

“Dua hari saja sampah tidak terbuang, pengelola pasti pusing. Selama ini kami bahkan harus mengalokasikan hingga Rp800.000 per bulan kepada pihak ketiga untuk mengangkut sampah dan menangani limbah cair,” ujar Paelori kepada media, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga :  Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI

Paelori menegaskan, para pengelola dapur MBG siap membayar tunai kepada armada kebersihan resmi milik pemerintah jika pelayanan tersebut diakomodir dengan baik. Dengan jumlah ratusan dapur yang beroperasi, potensi perputaran uang dari retribusi ini ditaksir mampu menyumbang ratusan juta rupiah per bulan bagi daerah.

Ia pun mengkritik lambatnya respons Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang dinilai minim inovasi dalam memanfaatkan fasilitas armada pengangkut sampah dan penyedot limbah yang sudah dimiliki daerah.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

“Armada angkutan sampah dan penyedot limbah kita punya, tinggal ditambah kalau kurang. OPD terkait semestinya bergerak cepat mengambil peluang ini, bukan malah pasif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Paelori memaparkan bahwa tidak semua sampah dapur MBG harus berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sisa makanan dan lauk-pauk sebetulnya masih dapat dipilah kembali untuk diolah menjadi pakan ikan maupun ternak warga.

Pihaknya membuka pintu bagi Pemkab Lombok Timur untuk duduk bersama menyepakati formula pelayanan kebersihan ini, mengingat program strategis Presiden Prabowo Subianto tersebut dirancang untuk memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat lokal.

Penulis : Paozan Azima

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Rabu, 2 September 2026 - 10:29 WITA

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA