Rachmat Hidayat Pimpin Lagi PDIP NTB, Tegaskan Bukan Partai Oposisi

Senin, 27 Oktober 2025 - 23:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PDI Perjuangan Nusa Tenggara Barat, H. Rachmat Hidayat. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Ketua PDI Perjuangan Nusa Tenggara Barat, H. Rachmat Hidayat. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com – PDI Perjuangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) kabupaten/kota se-NTB di Lombok Raya Hotel Mataram, Senin 27 Oktober 2025. Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, secara langsung membuka acara tersebut.

Konferda ini menghadirkan sejumlah pimpinan pusat partai, seperti Dr. Andreas Hugo Pareira, Sadarestuwati, dan Dra Hj Sri Rahayu. Agenda utama pertemuan ini adalah pemilihan Ketua DPD PDIP NTB periode 2025-2030 dan penyusunan strategi partai untuk lima tahun ke depan.

Melalui serangkaian proses, DPP PDI Perjuangan memutuskan menunjuk kembali politikus senior, H. Rachmat Hidayat, untuk memimpin DPD PDIP NTB. Wakil Sekjen DPP PDIP, Dra Hj Sri Rahayu, membacakan keputusan penetapan ini yang disambut pekikan “merdeka” dari seluruh kader.

Baca Juga :  Pilkada 2029, Generasi Muda Ditunggu, Elite Lama Diminta Legowo

“Saya melatih mereka sebagai kader partai supaya tetap korektif, konstruktif, dan objektif serta solutif dalam membangun daerah,” tegas Rachmat Hidayat

Ia menekankan agar kader tidak menjadikan diri sebagai “tukang” yang mencari keuntungan pribadi, melainkan membarter diri dengan kepentingan rakyat.

Politikus gaek itu juga menampik pandangan bahwa PDIP merupakan partai oposisi. “Tidak ada oposisi. Kita bersama-sama membangun daerah. Jika ada kebijakan yang baik, kita dukung. Tapi kalau ada yang jelek, kita koreksi,” tegas anggota DPR RI ini.

Ganjar: Kader Harus Jadi Tempat Curhat Rakyat

Di kesempatan yang sama, Ganjar Pranowo menyampaikan pesan penting kepada kader. Ia memerintahkan seluruh kader untuk aktif hadir di tengah masyarakat dan menjadi tempat curhat rakyat.

Baca Juga :  Nursalim Sebut Ada Perintah 'Gubernur Iqbal' di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

“Jadilah tempat mereka bercerita dan mencari solusi,” pesan Ganjar.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu juga menyoroti pentingnya merangkul generasi muda (Gen Z) dan segera menuntaskan pekerjaan rumah (PR) politik partai. Ganjar menegaskan, kunci kemenangan PDIP di Pemilu 2029 terletak pada kinerja dan semangat kader di akar rumput.

“Yang memenangkan PDI Perjuangan adalah rakyat akar rumput. Mereka bekerja tanpa pamrih, dan kita harus menghargai perjuangan itu. (Kami harus) bekerja untuk melayani rakyat,” pungkas Ganjar menutup sambutannya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Pilkada 2029, Generasi Muda Ditunggu, Elite Lama Diminta Legowo
Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok
Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB
Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG
Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II
Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA