Program TMMD ke-121 di Lombok Timur Tinggal Finising

Sabtu, 17 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dansatgas TMMD ke-121, Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro memastikan jalannya pengerjaan pentalutan irigasi. (foto: ong)

Dansatgas TMMD ke-121, Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro memastikan jalannya pengerjaan pentalutan irigasi. (foto: ong)

LOMBOKINI.com – Komandan Kodim 1615/Lombok Timur sekaligus Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Dansatgas TMMD) ke-121, Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro, memberikan apresiasi atas pelaksanaan program TMMD yang telah dimulai pada 24 Juli 2024 oleh Penjabat Bupati Lombok Timur, Drs. H M Juaini Taofik.

Dalam konferensi pers di Makodim 1615/Lotim, pada Jumat 16 Agustus 2024. Letkol Bayu Sigit menjelaskan perkembangan terbaru dari berbagai kegiatan fisik dan non-fisik yang menjadi sasaran TMMD.

Dia mengatakan bahwa sasaran non-fisik meliputi berbagai penyuluhan, seperti penyuluhan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), stunting, narkoba, wawasan kebangsaan (Wasbang), keluarga berencana (KB), kesehatan hewan, penanggulangan bencana alam, serta pertanian.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Jamaah Banjiri Pancor, Ikuti Hultah NWDI ke-91 dan Haul ke-29 Maulana Syaikh

Untuk sasaran fisik, proyek pentalutan saluran irigasi tersier di Desa Kesik, Kecamatan Masbagik sepanjang 1.050 meter, telah mencapai 84,25 persen. Sedangkan di Desa Loyok, Kecamatan Sikur, pentalutan saluran irigasi sepanjang 612,5 meter telah mencapai 85,71 persen.

Bayu Sigit juga menyoroti adanya sasaran tambahan yang merupakan program unggulan dari Kepala Staf TNI AD (Kasad). Program ini mencakup TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) berupa pengeboran sumur di tiga titik, program ketahanan pangan, pembangunan tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)

Baca Juga :  Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Selain itu, reboisasi, penanganan stunting, rehabilitasi dua unit Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), rehabilitasi satu unit musholla, pembukaan jalan sepanjang 600 meter, pentalutan irigasi tersier sepanjang 100 meter, dan pembangunan dua unit MCK. Secara keseluruhan, sasaran tambahan ini telah mencapai 96 persen.

“Kami hanya tinggal melakukan finishing, dan harapannya sebelum tanggal 22 Agustus nanti, semua sasaran fisik dan non-fisik termasuk program unggulan KASAD sudah selesai,” ujar Letkol Bayu Sigit optimis. ***

Penulis : Ong

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru